Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahrain vs Indonesia

Garuda Babak Belur

A. Firdaus , Jurnalis-Rabu, 29 Februari 2012 |22:34 WIB
Garuda Babak Belur
Logo PSSI (foto:Ist)
A
A
A

AL-MANAMAH – Kartu merah dari Samsidar menjadi kunci pembuka pesta gol Bahrain atas Indonesia. Bahrain pun membantai Timnas Garuda dengan sepuluh gol tanpa balas.
 
Indonesia melawat ke markas Bahrain dengan semangat mencuri poin pertamanya dalam kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup E. Tapi apa daya pertandingan baru tiga menit, kiper utama Samsidar telah melakukan pelanggaran dengan mengganjal Ismail Abdul Latif di kotak terlarang.
 
Wasit yang memimpin pun tanpa ragu memberikan kartu merah terhadap kiper Semen Padang itu. Sekaligus menghadiahi tuan rumah Bahrain sebuah tendangan penalti. Eksekusi pun diambil langsung oleh Abdul Latif, dan dengan mudah membobol gawang Andi Muhammad Guntur yang menggantikan Slamet Dwi Cahyo.
 
Pascagol, permainan Bahrain semakin merajalela mengepung pertahanan Abdul Rahman cs. Beberapa serangan yang diusung Abdul Latief bahkan bisa terciptanya gol kedua. Terbukti, memasuki menit ke-15 Bahrain mendambah pundi-pundi golnya. Kali ini melalui kaki Al Tayeb. Skor 2-0 untuk Bahrain.
 
Menit ke-21, Indonesia memiliki tendangan pertamanya ke gawang Bahrain. Adalah Ferdinand Sinaga yang melakukan solo run ke pertahanan Bahrain, namun tendangan kiri dari luar kotak penalti masih bisa ditepis penjaga gawang Bahrain.
 
Bahrain mendapatkan penalti lagi, kali ini Diego Michiels menjadi tersangkanya. Tapi kali ini Guntur tidak mau gawangnya dibobol kedua kalinya oleh Abdul Latif yang kembali menjadi algojo. Tendangan pemain bernomor punggung 11 itu masih mampu diblok oleh kiper PSM Makassar itu.
 
Bahrain untuk ketiga kalinya mendapatkan penalti. Dan kali ini Mahmud Abdul Rahman yang mengeksekusinya, tanpa ampun Abdul Rohman melepaskan tendangan kerasnya di menit ke 34 untuk membawa Bahrain unggul 3-0 atas Indonesia.
 
Garuda semakin merana ketika gol keempat untuk Bahrain tercipta di menit ke-41 diciptakan oleh Abdul Rahman. Striker Bahrain ini menciptakan gol kedua melalui kepalanya setelah memanfaatkan umpan Omar. Skor 4-0 untuk keunggulan Bahrain dan bertahan hingga peluit tanda babak pertama usai.
 
Memasuki babak kedua Bahrain yang sudah unggul empat gol, tidak mengendurkan semangat untuk terus membuat gol lebih banyak lagi. Beberapa umpan crossing menjadi skenario awal terciptanya peluang yang ada.
 
Menit ke 53 pemain Bahrain dilanggar di dalam kotak penalti Indonesia yang dilakukan oleh sang kiper. Tapi kali ini wasit tidak memberikan hadiah penalti. Hanya tendangan bebas, namun eksekusi tidak berjalan lancar. Tendangan masih bisa diblok oleh para pagar betis yang dibangun Garuda.
 
Gol kelima untuk tim tuan rumah kembali terjadi. Al Tayeb menciptakan gol keduanya setelah mendapatkan umpan mendatar dari Abdul Latif. Al Tayeb yang berdiri bebas dengan mudah membobol gawang Guntur untuk kelima kalinya.
 
Bahrain menambah dua gol lagi. Kali ini menciptakan gol keenam yang diciptakan oleh Shubbar dan lewat sundulan Al Tayeb, sekaligus mencetak hattrick di pertandingan ini. Skor 7-0 untuk Bahrain.
 
Bahrain benar-benar menjadikan Timnas Garuda lumbung gol. Tuan rumah menciptakan gol kedelapan mereka lewat di menit ke 71 lewat gol kedua Abdul Latif di pertandingan ini. Skor 8-0 Bahrain membantai Garuda.
 
Indonesia yang Cuma mengandalkan Sinaga di lini depan, hanya sesekali membangun serangan dengan tanpa kesibukan. Namun kesibukan hanya terjadi di lini belakang Indonesia.
 
Guntur kembali harus memungut bola untuk kesembilan kalinya, ketika Shubbar menciptakan gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke 82. Skor 9-0 untuk keunggulan Bahrain tak terelakkan.
 
Secara mengejutkan Bahrain kembali mendapatkan penalti untuk keempat kalinya di malam ini. Wasit secara kontroversial memberikan penalti ini, sebab terlihat pemain Bahrain kali ini melakukan diving. Tapi Guntur kembali mengagalkan tendangan penalti tersebut untuk sementara tetap 9-0 untuk Bahrain.
 
Tuan rumah menutup gol mereka lewat tendangan keras Shubbar di masa injury time, sehingga skor akhir menjadi 10-0, untuk Bahrain. Bagi Indonesia, mereka menutup kualifikasi Piala Dunia Zona Asia ini dengan tanpa satu pun poin.
 
Sedangkan Bahrain, meski berpesta 10 gol tanpa balas, tapi mereka gagal lolos ke babak selanjutnya, setelah di pertandingan lain Qatar menahan imbang 2-2 atas Iran. Dengan begitu, Qatar yang berhak lolos menemani Iran.


Susunan Pemain:
BAHRAIN (4-5-1): M. Sayed, W. Al Hayam, S. Shubbar, S. Abdulhameed, A. Al Safi,
Abdullatif, A. Omar, S. Issa, M. Tayeb Alalawi, A. Abdulla, M. Abdul Rahman
 
INDONESIA (4-2-3-1): Samsidar, H. Ardiles, A. Rahman, D. Michiels, G. Dwi Cahyo, A. Putra Dewa, I. Bachdim, M. Taufiq, S. Nurcahyo, R. Irawan, F. Sinaga,

(A. Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement