Share

Ofisial Bersitegang Soal Uji Coba Stadion

Arpan Rachman, Okezone · Senin 13 Februari 2012 03:37 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 13 49 574354 ZW7jGE407J.jpg Ofisial PSMS bersitegang soal uji coba lapangan dengan pihak PSM Makassar (Foto: Andi Aisyah/okezone)

MAKASSAR - Duel panas yang pantas dijuluki El Classico ala Indonesia akan dimainkan PSM Makassar melawan PSMS Medan dalam kancah lanjutan putaran pertama kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2011-12, Senin (13/2/2012).

Boleh dibilang, laga PSM versus PSMS kali ini meneruskan tradisi musuh bebuyutan antarkedua kesebelasan yang dimulai pada zaman Perserikatan sejak Indonesia merdeka. Kedua klub sama-sama berciri ngotot dan keras saat memanggungkan laga di atas lapangan hijau.

Kengototan dan kerasnya tabiatnya itu tergambar dalam sesi technical meeting dilanjutkan konferensi pers di Sekretariat PSM, Jalan Dr Ratulangi, Sabtu (12/2/2012). Apa gerangan yang terjadi?

Kendati menyambangi kandang Ayam Jantan dari Timur, kubu Ayam Kinantan tampak tidak gentar. Ofisial mereka bahkan menunjukkan serangan terang-terangan dalam technical meeting, yakni berbohong kepada match commisioner dan bersikeras tak mau mengenakan kostum selain warna kebesarannya, hijau-hijau.

Gertak serangan itu terus berlanjut sesaat sebelum jumpa pers, yaitu PSMS meminta waktu satu jam lebih untuk menguji coba Stadion Mattoanging, Minggu malam ini.

โ€œKita ini kan tim tamu yang hanya sekali berlatih di stadion, di mana kita akan bertanding besok. Kasih waktu dong buat kami. PSM kan bisa setiap hari latihan di sana. Nanti kalau kalian main di Medan, PSM akan kami berikan waktu sebebas-bebasnya mau latihan kapan saja," ucap tim manajer PSMS Dolly Siregar kepada pelatih PSM Petar Segrt.

Tapi gertakan itu tidak menggetarkan nyali pihak panitia lokal yang bersikukuh dengan jadwal yang telah disepakati bahwa PSMS akan diberi waktu uji coba stadion selama satu jam saja, pada pukul 18.30-19.30 WITA.

"Ada-ada saja ulah lawan kami kali ini," komentar coach Segrt, pelatih PSM. "Kalau di klub Eropa, ofisial tim yang ketahuan berbohong sudah pasti merasa malu dan biasanya tak mau lagi menunjukkan mukanya di depan umum."

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini