Dalglish: Media Terlalu Menyudutkan Suarez

Muhammad Indra Nugraha, Jurnalis · Minggu 12 Februari 2012 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 12 45 574173 fEGqiGGu8x.jpg Luis Suarez (kiri) dan Patrice Evra (kanan). (Foto: Daylife)

LIVERPOOL – Meskipun, Luis Suarez telah menerima sanksi atas tindakan rasialnya kepada Patrice Evra, namun kedua kembali bersitegang. Pelatih Liverpool, Kenny Dalglish menuding media sebagai penyebab kisruhnya kasus ini dan dinilai terlalu menyudutkan Suarez.

Seperti diketahui, Suarez dan Evra kembali bertemu dalam laga lanjutan Premier League, di Old Trafford, Sabtu (11/2), yang mana Manchester United menang dengan skor tipis 2-1 atas Liverpool. Sebelum laga dimulai Suarez tertangkap kamera enggan untuk berjabat tangan dengan Evra.

Usai laga Evra membalasnya dengan merayakan kemenangan timnya dengan sangat penuh semangat. Uniknya, Evra melakukan hal tersebut di hadapan Suarez hingga memancing sedikit keributan antar pemain. Kabarnya, keduanya juga hampir berselisih di lorong pemain usai babak pertama.

Kejadian-kejadian tersebut menurut Dalglish dikarenakan pemberitaan media yang terlalu berlebihan hingga keadaan semakin memanas. Ia juga menilai para awak media terlalu menyudutkan Suarez. Bahkan, karena hal tersebut Dalglish enggan untuk mendatangai jumpa pers usai laga dan hanya ingin di interviu oleh televisi saja.

“Saya berpikir anda (wartawan) sudah terlalu berlebihan dan melewati batas dalam menyalahkan Suarez. Terkait, apa yang terjadi di sini pada hari ini,” kata Dalglish seperti dikutip Sky Sports, Minggu (12/2/2012).

“Saya hanya ingin bilang kepada kalian, jika anda terus berupaya untuk membesar-besarkan masalah (di lorong pemain). Berbeda ketika kita melawan United di FA Cup, peristiwa seperti ini tidak terjadi karena tidak ada siaran terus-menerus mengenai pertandingan itu, sambungnya.

Namun, ketika ditanyakan soal Suarez yang enggan menjabat tangan Evra, ia mengatakan kalo dirinya tidak mengetahui akan kejadian tersebut. “Sesungguhnya, saya tidak mengetahui apa yang telah terjadi di sana.  Apabila anda ingin tahu yang terjadi di sana, tanyalah kepada orang yang ada di sana, karena saya ada di sini,” pungkasnya.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini