Bertahan & Menyerang Fokus Timnas U-21

Decky Irawan Jasri (Koran Sindo), Jurnalis · Sabtu 11 Februari 2012 03:50 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 11 51 573747 ZEvcQD0DJI.jpg Timnas indonesia U-21 berlatih. (Foto: Sopian/SINDO).

JAKARTA - Ada beberapa fokus evalusi yang akan dilakukan mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Adapun evaluasi paling utama yang akan dilakukan adalah, membenahi proses transisi dari menyerang dan bertahan.

 

Menurut pelatih Widodo C.Putro , skuad asuhannya masih terlalu terpaku dengan arah bola. Kondisi itu, malah sering kali membuat anak asuhnya kehilangan posisi. Tapi ada beberapa hal positif yang bisa diambil dalam uji coba kali ini menurut Widodo.

 

Lawan uji coba yang tangguh, atmosfer pertandingan yang sesungguhnya bisa dirasakan dalam uji coba yang dimainkannya kali ini sebelum mengikuti turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam, 27 Februari sampai 5 Maret mendatang.

 

Kondisi tersebut, tentu lebih baik dari lima uji coba yang selalu diakhiri dengan hasil positif. Adapun beberapa uji tanding sebelumnya, timnas U-21 mampu menundukan timnas U-17, 3-0. Memukul Jakarta FC, 1-0. Mengandaskan perlawanan Persikabo Bogor U-21 dan gabungan Persikabo Bogor U-21 dan senior, dengan masing-masing skor, 2-0, dan, 1-0. Dan uji coba kelima, ditahan imbang Makassar United (MU), 0-0.

 

"Ini jadi uji coba yang sangat bagus untuk kami. Kami dapatkan semuanya disini. Atmosfer pertandingan, tekanan-tekanan dari yang kelasnya sangat baik, membuat pemain merasakan kesulitan di dalam lapangan. Ini harus kami akui, karena selama ini kami tidak pernah dapatkan tim uji tanding seberat ini sebelumnya," papar Widodo.

 

Setelah ini, timnas muda Merah Putih masih akan menjalani dua uji tanding lanjutan di Yogyakarta. Disana, timnas U-21 akan dihadapkan dengan Persiba Bantul, (15/2/2012), dan tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), (18/2/2012). Dua uji coba tersebut menjadi dua laga pemantapan terakhir sebelum bertolak ke Brunai.

 

Sementara itu pelatih Hyundai menyampaikan, jika kekurangan timnas U-21 ada dikemampuan dasar dalam mengolah si kulit bundar. Namun, walau bisa memenangi pertandingan, menurut pelatih Nyundai Cho Min Kook, kondisi timnya masih tidak maksimal.

 

"Ada kekurangan dikemampuan dasar. Ini sangat disayangkan memang, padahal saat saya berkesempatan datang untuk pertama kalinya ke Indonesia, pemain-pemain timnas Indonesia dikenal memiliki skill permainan yang bagus," kata Chon Min Kook.

 

Pada kesempatan kali ini, penanggung jawab timnas Indonesia Benhard Limbong, juga menyampaikan manager baru untuk timnas U-21. Asrul Azwar, pria yang sempat menggeluti sepak bola saat mempimpin Medan Jaya, dipilih penanggung jawab timnas untuk mengisi kekosongan manager tim.

 

"Seperti janji saya sebelumnya, saya akan merombak manajemen timnas U-21. Timans U-21 kedepannya akan dimanajeri Asrul Azwar. Ini kami lakukan untuk mendapatkan hasil bagus kedepannya. Karena timnas U-21 akan kami siapkan pada SEA Games 2013 di Myanmar," tandas Limbong.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini