Alasan PSSI Memecat 4 Exco

Sebastianus Epifany, Jurnalis · Selasa 27 Desember 2011 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2011 12 27 51 547880 aybl9Aimly.jpg

JAKARTA - PSSI memecat empat anggota komite eksekutif 22 Desember lalu karena dinilai melanggar kode etik. Sebelumnya PSSI telah mendesak mereka untuk mengajukan permintaan maaf dan berjanji tidak melanggar etik apapun di PSSI, namun ke-empat anggota exco itu tidak menggubris sama sekali.

Permintaan agar empat anggota komite eksekutif yaitu La Nyalla Matalitti, Erwin Budiman, Roberto Rouw dan Tony Aprliani pada 19 November lalu itu mengajukan permohonan maaf selama 2x24 jam tidak mendapatkan tanggapan, sehingga pada 22 Desember mereka diberhentikan secara permanent (untuk seumur hidup) dari jabatan sebagai anggota komite eksekutif dan tidak diperkenankan lagi beraktivitas di lingkup persepakbolaan tanah air.

Karena mereka tidak melaksanakan apa yang diminta komite etik tentang pemberhentian mereka yang tertuang dalam SK No.002/PTS/M-ke/PSSI/12/2011 berdasarkan rapat komite etika 26 Desember 2011, dengan pelanggaran pasal 36 ayat 5 statuta PSSI, pasal 42 statuta PSSI, pasal 6 kode etik fair play PSSI, pasal 9 kode etik fair play PSSI, pasal 12 kode etik PSSI, dan pasal 18 kode etik fair play PSSI.

“Itu berasal dari statuta PSSI kode etik dan fair play PSSI statuta FIFA, kode etik FIFA. Kemudian SK tentang pengurus PSSI tertanggal 21 September, SK KONI tanggal 7 November mengenai pengukuhan pengurus PSSI. Itu daftar yang dipakai pengurus dan komite etik,” ujar juru bicara PSSI Edi Elison di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/12/2011).

Putusan tersebut juga ditandatangani oleh Dr Todung Mulya Lubis sebagai ketua, Pdt Saur Siait sebagai sekretaris, dr Komaruddin Hidayat sebagai anggota, Dr Anis Baswedan sebagai anggota dan anggota komite etik yang lain.

“Ketua Umum PSSI sekarang berada di Medan dia meminta untuk menyampaikan hasil keputusan ini. Sekadar info, putusan yang diambil komite etika salah satu di antaranya sama dengan yang diambil komite etika FIFA, ketika menjatuhkan hukuman anggota exco FIFA Mohammed Bin Hammam. Dia juga dipecat dan tidak boleh aktif dalam sepakbola sesuai keputusan anggoa komite etika FIFA,” tambahnya.

Sehubungan dengan putusan ini, La Nyalla tidak lagi menjadi Ketua PSSI Pengprov Jatim. Untuk sementara sebagai pelaksana tugas, jabatan itu akan dirangkap oleh anggota exco yakni Bob Hippy. Sedangkan jabatan ketua Pengda Jabar, Tony Aprliani juga di-Plt-kan , oleh Waketum PSSI, Farid Rahman.

(seb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini