nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsorsium Tanggung Biaya PSM ke Papua

M Syahrullah, Jurnalis · Minggu 27 November 2011 03:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 11 27 49 534695

MAKASSAR – Kedatangan PSM Makassar ke markas Persidafon Sorong dan Persipura Jayapura di Papua, dianggap langkah tepat oleh manajemen PSM. Bahkan, manajemen mengaku tak dirugikan dalam lawatan tanpa lawan itu, melainkan diuntungkan.

 

Manager Operasional PSM Ismun Muhdar mengatakan, manajemen PSM tak mengeluarkan biaya sedikit pun dalam lawatannya ke tur Papua. Pasalnya, semua biaya transportasi dan akomodasi selama di Papua ditanggung oleh konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI) selaku penyandang dana PSM.

 

“Tidak ada kami dirugikan karena konsorsium yang membiayai semua kebutuhan tim selama ke Papua. Baik tiket pesawat, biaya penginapan di hotel, serta konsumsi dan uang belanja pemain ditanggung oleh konsorsium LPI,” ungkapnya.

 

Seperti diketahui, PSM dimodali oleh konsorsium dengan dana Rp15 miliar untuk musim ini. Sebesar Rp9 miliar digunakan untuk belanja dan gaji pemain dan sisanya untuk operasional. Artinya, dengan perjalanan gratis ini kas manajemen PSM tidak berkurang akibat tur Papua.

 

Dia menjelaskan, sebelum tim meninggalkan Kota Makassar menuju Jayapura, manajemen berkosultasi terlebih dahulu dengan pihak PT Liga Prima Indonesia SportIndo (LPIS) selaku penyelenggara kompetisi, PSSI dan konsorsium.

 

“Kami tak ingin ambil resiko dan rugi. Jangan sampai kami biayai tim tapi tidak hasil yang didapat. Makanya kami konsultasi dengan PT LPIS dan PSSI dan mereka tetap meminta PSM ke Papua. Sementara konsorsium yang menanggung biayanya,” jelasnya.

 

Ismun menambahkan, salah satu alasan PSM ke Jayapura adalah mematuhi jadwal resmi yang dikeluarkan oleh PSSI. PSM akan semakin salah jika tidak memenuhi kewajibannya melakoni kompetisi.

 

Jika PSM tidak berangkat, lanjut dia, maka PSM akan mendapat hukuman dan pasti dirugikan. Tak hanya itu, kedatangan PSM juga untuk memperkuat alasan PSSI untuk menjatuhkan sanksi bagi tim yang nakal dan memilih membelot ke kompetisi liar dan ilegal.

 

“Bagaimana PSSI mau memberikan sanksi kepada Persidafon dan Persipura kalau calon lawannya juga tidak datang. Makanya kami dan Arema Malang datang agar ada alasan dua klub itu diberi sanksi. Jadi, kami tidak sia-sia ke Jayapura,” tandasnya.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini