nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persija Jaya Didesak Bubar

Randy Wirayudha, Jurnalis · Jum'at 21 Oktober 2011 17:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 10 21 49 518694 IJsPZR5D98.jpg Laga Persija dua musim lalu.(foto:SINDO)

JAKARTA – PT. Persija Jaya, sedang mengalami goncangan. Sebelumnya, jajaran direksi PT. Persija Jaya mengklaim, Bambang Sucipto yang mengaku sebagai direktur umum yang mendaftarkan PT. Persija Jaya ke PSSI, adalah tindakan illegal.

 

Hal itu disebabkan, proses pendaftaran tersebut, tak melalui Benny Erwin, selaku Direktur Umum yang sah, menurut akte pendirian PT. Persija Jaya nomor 13 tanggal 19 Februari 2008. Padahal, pendirian tersebut, hanya bersifat sementara, agar Persija bisa ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim lalu.

 

Sedangkan, jajaran direksi yang sah, dipercaya memegang saham dari 30 klub anggota Persija dan berniat membubarkannya, ketika sudah tak dibutuhkan lagi, karena sekarang tak ada lagi ISL. Karena itu, PT. Persija Jaya, menggelar temu pers, untuk menjernihkan suasana, karena Bambang Sucipto dan Pintor Posma Gurning yang mendaftarkan PT. Persija Jaya, tidak sah.

 

Tidak sah karena mereka menggunakan saham milik klub, yang seharusnya dikembalikan, sesuai janji Erwin kala mendirikan PT. Persija Jaya. Niat Mahfud Nigara dan Erwin, ingin mengembalikan saham kepada pemilik, yakni 30 klub amatir anggota Persija. Setelah itu, mereka akan lepas tangan, soal saham.

 

“Selama ini kami hanya memegang saham, tidak berhak atas itu. Yang berhak adalah 30 klub anggota. Saya sebelumnya berniat membubarkan. Saya ingin menyelesaikan permasalahan ini sesegera mungkin, agar masyarakat Jakarta tak merasakan akibatnya. Persija tak boleh terganggu,” papar Nigara, salah seorang komisaris PT. Persija Jaya, saat konferensi persi di VIP Barat Gelora Bung Karno, Siang tadi.

 

Senada dengan pernyataan direksi, sejumlah perwakilan klub anggota juga berniat membubarkan PT. Persija Jaya dan menuntut dikembalikannya saham.

“PT. Persija Jaya harus dibubarkan. Kembalikan saham kami yang telah kami titipkan.Setelah itu, terserah kami akan kami apakan,” terang salah satu perwakilan klub anggota yang juga turut hadir.

 

Sebelumnya, berdirinya PT. Persija Jaya didirikan, agar Persija bisa ikut kompetisi ISL, di mana saat itu PSSI mengharuskan tiap klub yang ikut kompetisi harus memiliki badan hukum. Karena itu, pendirian PT. Persija Jaya dibentuk dengan tergesa-gesa.

 

Hal itu dilakukan, karena hubungan jajaran direksi dengan ketua umum saat itu, Toni Tobias, sedang tidak harmonis. Toni Tobias mengirim surat ke PSSI, untuk membekukan Persija kala itu.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini