Liga Prima dan Broadway Media Teken MoU

Sebastianus Epifany, Jurnalis · Kamis 15 September 2011 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 15 49 503014 VmstpTwF1Y.jpg Menuju sepakbola industri.(ilustrasi)

JAKARTA - PT Liga Prima Indonesia sebagai pengelola kompetisi sepakbola profesional di Indonesia (Liga Prima Indonesia) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penyedia konten siaran televisi di Malaysia yakni Broadway Media SDN. BHD.

 

Kerjasama ini memberikan hak dan kewenangan kepada Broadway Media menyiarkan pertandingan kompetisi Liga Prima khusus pemirsa televisi berbayar di Malaysia dan Brunei Darusalam.

 

Untuk tahap awal, kerjasama Liga Prima dan Broadway Media terhitung sejak Oktober 2011. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menaksir, jika berlangsung lancar, kerjasama bisa berdurasi empat tahun.Namun dalam MoU yang ditandatangani CEO PT Liga Prima Indonesia Widjajanto dan Eksekutif Chairman Broadway Media Datuk Syed Ahmad Khalid itu belum berisi lamanya kerjasama.

 

“Saya percaya di suatu masa liga Indonesia bukan hanya ditonton orang Indonesia saja tetapi orang Indonesia di Malaysia dan Brunei, dan orang Malaysia dan Brunei itu sendiri,” ujar Datuk Sri Ahmad, di Ruang VIP SUGBK, Senayan Jakarta, Kamis (15/9/2011).

 

Sri Datuk optimistis terjadi pertumbuhan besar dalam konten industri bukan hanya sekadar entertainmen saja yang berkembang tapi juga olahraga. Karena semua unsur entertainment ada di dalam olahraga.

 

“Sport sudah menjadi industri besar dilihat dari konten industri. Ini sudah memberikan sumbangan besar,” katanya lagi.

 

Sementara itu, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng gembira dengan rencana penyedia konten di Malaysia membeli hak siar Liga Indonesia. “Ini pertama kali Liga Indonesia menjadi go Internasional dalam arti bisa ditonton di luar negeri. Ini penting karena sepakbola Indonesia sudah menjadi industri, dan memiliki banyak penonton,” Andi menegaskan.

 

“Dengan adanya Broadway Media di Malaysia memberi kesempatan kepada saudara-saudara kita untuk menikmati tim-tim kesayangan dari daerah masing-masing. Animo luar biasa dari penonton, menghasilkan industri olahraga yang bisa menghasilkan pemasukan bagi PSSI,” tutupnya.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini