Pelatih Alternatif Harus Memiliki Master Plan

Huyogo Simbolon, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2011 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 22 49 494770 eQ2yEHoIzr.jpg Latihan Persib.(foto:SINDO)

BANDUNG – Kekecewaan muncul dari kalangan bobotoh – pendukung setia Persib Bandung – setelah manajemen gagal merekrut pelatih Rahmad Darmawan dan Jaya Hartono. Kondisi tersebut membuat bobotoh mendesak manajemen Persib menilik pelatih alternatif.

 

Rahmad sudah menandatangani kontrak bersama tim nasional U-23. Sedangkan Jaya Hartono memilih bertahan bersama klub lamanya, Persik Kediri. Berdasarkan kegagalan ini, bobotoh yang berasal dari pegiat komunitas Persibwatch merasa muak dengan kondisi Persib saat ini.

 

“Saat ini Persib butuh pelatih yang tidak main-main setelah bidikan sudah diikat klub lain. Kalau memang mau bertahan dengan mendatangkan pelatih lokal, harus punya kualifikasi disiplin dan pemahaman teknik yang bagus,” kata Agus Roni ditemui di sela-sela diskusi Persib di Bandung, Minggu (21/8/2011).

 

Menurutnya, dua nama pelatih top gagal didatangkan Persib jelang bergulirnya kompetisi pada awal Oktober mendatang. Usaha menggaet Rahmad dan Jaya kandas karena baik timnas U-23 maupun Persik lebih serius untuk memagari masing-masing pelatih.

 

“Bobotoh berharap agar dicarikan alternatif, terutama pelatih yang memahami kultur sepakbola di Bandung, memiliki keterampilan teknis dan ilmu kepelatihan serta memerhatikan pemain muda,” tegasnya.

 

Ditambahkannya, saat ini masih ada sejumlah nama yang dianggap memenuhi kriteria tersebut di antaranya Herry Kiswanto dan Denny Syamsudin. “Sepertinya tidak realistis memikirkan target juara jika perencanaannya buruk. Setidaknya, calon pelatih punya master plan (pola induk) untuk 5 tahun kedepan,” jelasnya.

 

Diuraikan Roni, perencanaan pelatih termasuk juga kontrak yang ditawarkan pada klub Liga Indonesia saat ini sudah selayaknya lebih dari dua tahun. Klub sekelas Persib, lanjutnya, dilatih oleh tangan yang ahli disertai rencana untuk memberdayakan pemain binaan sendiri. “Pelatih yang kredibel punya master plan 5 tahun kedepan sehingga ada jenjang yang jelas,” pugkasnya.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini