Wim Pergi, Dollar Menghilang

Arpan Rachman, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2011 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 27 49 484974 3RAWp6rSS1.jpg Pemain PSM berlatih.(foto:Arpan Rahman/okezone)

MAKASSAR - Kepergian pelatih kepala PSM Makassar, Wim Rijsbergen, untuk menangani tim nasional Indonesia di Pra-Piala Dunia 2014 menyisakan kerinduan di hati para pemain skuad Juku Eja.

 

"Biasanya kalau kami main game dalam latihan, Wim memberi bonus masing-masing pemain yang menang USD10. Bonusnya itu dapat memacu kami lebih serius berlatih," ujar gelandang Diva Tarkas kepada okezone di sela-sela latihan PSM di Lapangan Futsal Residence, Jalan Landak Baru, Makassar, Rabu (27/7/2011).

 

Senada diungkapkan kiper cadangan AM Guntur. "Saya sudah dua kali mendapat uang USD10 dari Wim karena menang latihan. Lumayan (kalau ditukar jadi) Rp100 ribu untuk meneraktir teman-teman makan. Tidak ada pelatih yang lain seperti Wim bagi-bagi Dollar," ucap Guntur di tempat yang sama.

 

Hal itu dibenarkan salah seorang tim medis PSM, Rudi Latif. "Ya sudah tidak ada Wim, tidak ada lagi yang bagi-bagi Dollar," ungkap dia.

 

Sejak kemarin dan berlanjut sore ini, Andi Oddang cs menggelar latihan perdana pascalibur tengah musim dengan bermain futsal dan olah tubuh mengangkat barbel di pusat kebugaran.

 

Latihan dipimpin tiga asisten pelatih Liestiyadi Sinaga, Anzar Abdullah, dan Fabio Oliveira. PSM belum lagi memiliki pelatih kepala sejak kepergian Rijsbergen. Sedangkan manajemen belum memastikan kapan merekrut pelatih baru.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini