Kenapa Mereka Tidak Main Bola Lagi?

Arpan Rachman, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2011 00:52 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 27 49 484660 XDWgXqprmJ.jpg Foto:Liestiyadi Sinaga (Andi Aisyah/Okezone)

MAKASSAR - Kurangnya minat serius orang-orang etnis keturunan Tionghoa yang menjadi penduduk asli Indonesia bermain sepakbola ternyata mendapat perhatian serius dari Liestiyadi Sinaga.

 

Secara tersirat Liestiyadi menyebutkan dua alasan klasik. Waktu dan uang. "Dulu, karena pembauran yang terjadi di masyarakat kita tidak sebanyak sekarang, jadi orang Cina bermain lalu membentuk klub-klub sepakbola mereka sendiri," kata asisten pelatih PSM Makassar itu kepada okezone.

 

Menurut Liestiyadi, persoalannya kemudian para pemain dari etnis itu menghilang lenyap sendiri satu demi satu mengikuti perubahan zaman. Lagi pula kini pembauran sudah makin banyak di kalangan masyarakat Indonesia.

 

Orang Cina, katanya, barangkali pun menganggap profesi menjadi pemain sepakbola belum begitu menjanjikan bagi masa depan. "Sehingga akhirnya mereka beralih menekuni profesi lain seperti menjadi pedagang," tandas Liestiyadi.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini