Surabaya vs Persema, Laga Uji Mental

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Sabtu 23 Juli 2011 01:45 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 23 49 483229

SURABAYA - Pertarungan dua tim papan atas bakal menjadi klimaks gelaran Battle of The Fantastic Four di Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu (23/7/2011). Persebaya 1927 bakal meladeni Persema Malang yang punya kans lebih besar untuk menyabet juara turnamen.

 

Persema secara meyakinkan memenangi dua laga sebelumnya kontra Bali Devata dan Persibo Bojonegoro. Sementara Persebaya 1927 baru menabung tiga poin setelah menang 3-0 atas Persibo dan kalah tipis 0-1 saat menghadapi Bali Devata.

 

Bisa dibilang pertandingan nanti adalah partai final, walau masih ada laga lain antara Persibo versus Bali Devata. Bagi Persema, hanya butuh tambahan satu poin untuk bisa berjaya di turnamen yang pertama kainya digelar tersebut.

 

Pelatih Laskar Ken Arok, julukan Persema, Timo Scheunemann mengungkapkan timnya mengalami progres positif dan tetap akan tampil tanpa beban. Kendati Persebaya bakal didukung penuh Bonekmania, Timo ingin anak asuhnya tidak keder.

 

"Ini pertandingan yang bagus untuk tes mental pemain. Sebanyak apa pun Bonekmania, menurut saya bagus sebagai tekanan ke pemain. Yang jelas kita akan tetap nothing to lose dan berusaha menikmati pertandingan," sebut Timo kemarin.

 

Juara atau tidak, menurutnya bukan sesuatu yang harus dirisaukan. Perkembangan tim dikatakannya lebih penting karena level pertandingan terus meningkat. Setelah mengalahkan Persibo yang kekuatannya relatif lemah, Persema kemudian meladeni Bali Devata yang lebih tangguh.

 

Di partai puncak, lawan kembali lebih berat karena berstatus tuan rumah. "Kualitas lawan terus meningkat dan cocok untuk memantau perkembangan tim. Saya berharap pemain bisa lebih bagus lagi, walaupun tidak ada tekanan untuk menang," lanjut mantan pelatih timnas wanita itu.

 

Kim Kurniawan bakal menjadi sosok paling menonjol di tim berkostum merah. Dua gol di dua pertandingan menjadi jawaban kualitasnya walau ia berposisi sebagai gelandang serang yang justru bukan spesialisasinya.

 

Di kubu tuan rumah, Asisten Pelatih Ibnu Grahan mengindikasikan bakal melakukan perombakal setelah sukses menurunkan pemain mudanya kala mengalahkan Persibo 3-0. Ia ingin tim tetap segar menghadapi Persema yang disebutnya lawan terbaik di turnamen.

 

Ibnu tidak mau berkoar timnya bisa mengulangi hasil yang sama di pertandingan terakhir nanti. Selain karena kualitas lawan yang berbeda, rotasi juga bisa memengaruhi performa tim. "Pasti ada rotasi lagi agar pemain tidak kelelahan. Apalagi sebagian besar pemain muda," ujar Ibnu.

 

Berita positifnya, kemungkinan besar Erol Iba dkk bakal didampingi langsung pelatih Aji Santoso. Sebelumnya pelatih asal Malang ini absen di dua laga karena sedang berada di Jakarta untuk mempersiapkan timnas U-23.

 

Kehadiran Aji disebut bisa mengatrol motivasi pertanding pemain. "Kehadiran pelatih tentu akan membuat tim berbeda. Paling tidak semangat bertanding akan lebih baik walau pun pemain sudah menunjukkan semangat yang bagus sebelumnya," tambah Ibnu.

 

Mengingat laga ini relatif penting, diprediksi Persebaya 1927 tak akan melupakan pemain senior di tim inti. Johan Ibo, Erol Iba, Taufik, Made Wirahadi, serta Mat Halil kemungkinan bakal mendapat tempat untuk mendampingi pemain belia macam Fandi Eko Utomo.

(wei)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini