Persema di Ambang Juara

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2011 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 21 49 482698

SURABAYA - Persema Malang di ambang juara Battle of The Fantastic Four setelah meraup dua kemenangan dala dua laga. Kemarin sore, tim berjuluk Laskar Ken Arok berhasil mempecundangi Bali Devata dengan skor tipis 1-0 (0-0) di Gelora 10 November, Surabaya.

Adalah Kim Kurniawan yang menjadi aktor kemenangan Persema via golnya di menit 75. Ini sekaligus gol kedua pemain blasteran Jerman tersebut karena sebelumnya juga berhasil menggetarkan jala Persibo Bojonegoro di laga perdana.

Progres yang mengejutkan dari pemain yang sebenarnya bukan berada di posisi ideal. Kim dipaksa menjadi pemain tengah mendampingi Bima Sakti karena pemain asing Ngon Mamoun tak bisa mengikuti turnamen. Kim sendiri berposisi asli sebagai full back kiri.

"Dia (Kim) pemain yang serba bisa. Saya biasa memasangnya sebagai full back, sayap, dan sekarang dia mampu bermain di tengah. Pertandingan ini agak sulit karena pemain masih kelelahan," ujar Timo Scheunemann.

Sebelum terjadinya gol Kim, kedua tim memainkan sepakbola membosankan. Terutama di babak pertama, minim sekali tekanan atau peluang yang bisa menghibur penonton. Kedua kubu bermain sangat hati-hati.

Sekilas Persema dan Bali Devata mempunyai karakter permainan yang serupa. Keduanya lebih terkonsentrasi di pertahanan dan baru naik menyerang lewat serangan balik. Tapi strategi itu tak banyak berguna hingga lebih dari satu jam pertandingan.

Persema lebih beruntung karena mampu memanfaatkan langkanya peluang saat Kim menerima umpan Bima Sakti. Dengan sodoran bola pelan namun terarah, adik ipar Irfan Bachdim menaklukkan kiper Bali Devata Agus Purwanto.

Tim asal Pulau Dewata sebenarnya mampu membuat beberapa peluang. Namun rapinya pertahanan Laskar Ken Arok membuat serangan tim asuhan Petar Segri masuk perangkap offside. Petar sendiri mengakui lini depan timnya kurang tenang dalam penyelesaian.

"Pertahanan Persema bermain bagus. Kita berusaha mencetak gol tapi tak pernah berhasil. Melihat jalannya pertandingan, rasanya kita tak pantas kalah karena lebih unggul dalam serangan," ungkap Petar.

Dengan hasil ini, Persema Malang meraup enam poin dan hanya membutuhkan hasil imbang di laga terakhir, Sabtu (23/7/2011) besok. Namun itu tak mudah karena lawan yang dihadapi adalah tuan rumah Persebaya 1927.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini