Pembuktian Tim Paling Serius

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2011 01:48 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 21 49 482297 nN2t1cBpU6.jpg Logo LPI (Foto: ist)

SURABAYA-Gelaran turnamen Battle of The Fantastic Four di Gelora 10 November Surabaya berlanjut hari ini. Partai pertama bakal menyuguhkan pertandingan antara tim pemenang di hari pertama lalu, yakni Persema Malang versus Bali Devata.

Ketangguhan Bali Devata bakal diuji setelah di laga sebelumnya secara mengejutkan menumbangkan tuan rumah Persebaya 1927 dengan skor tipis 0-1. Tim asuhan Petar Segri juga mengklaim sebagai kekuatan paling serius di turnamen tersebut.

Hampir sama seperti laga perdana, Petar bakal mengoptimalkan kekuatan asingnya yang tidak dimiliki tiga kontestan lain. Tidak adanya pemain asing di tim Persebaya 1927, Persema dan Persibo Bojonegoro membuat pelatih yang baru menggantikan Willy Scheepers ini kecewa.

"Kami sudah sangat serius dengan membawa semua pemain asing kami. Tapi ternyata tim lain tidak demikian. Kami sedikit kecewa karena seharusnya semua peserta memakai kekuatan terbaiknya," koar Petar Segri.

Kendati demikian, ia tak akan mengikuti tim lain yang tanpa pemain asing. Pemain impor yang dibawa bakal tetap bercokol di tim utama saat menghadapi Persema nanti sore. Walau dipastikan ada sedikit perubahan dalam komposisi pemainnya dengan tujuan rotasi.

"Kami membawa 18 pemain dan semuanya akan mendapat jatah bermain. Persema tim papan atas dan pernah mengalahkan kami di Malang, tapi saya optimistis bisa mengimbangi mereka," tambah Petar.

Striker bongsor Ilija Spasojevic bakal menjadi pilar kekuatan Bali Devata di laga nanti sore. Pemain yang didapuk sebagai target man itu telah menuntaskan tugasnya dengan baik kala mengalahkan Persebaya 1927.

Tim ini juga berjanji bakal mempertontonkan pertandingan yang sederhana namun efektif seperti sebelumnya. Petar Segri memang tak begitu rumit dalam menerapkan strategi dan itu terbukti dengan kemenangan atas tuan rumah.

Sementara, Persema Malang kemungkinan tak akan banyak mengubah pemainnya, karena pelatih Timo Scheunemann hanya memboyong 14 pemain. Timo pun mengoptimalkan masa recovery dalam sehari kemarin untuk memulihkan kondisi pemainnya.

Kalau pun ada strategi menyiasati stamina, adalah menurunkan pemain cadangan sebagai starter. Pelatih kelahiran Kediri tersebut akan memberi kepercayaan lebih kepada pemain belia seperti Nehemia maupun Laban yang menjadi pemain pengganti kontra Persibo.

"Kekuatan Bali Devata memang lebih komplit dibanding peserta lain, termasuk Persema. Saya tetap mengingatkan pemain bahwa tidak ada tekanan di pertandingan ini. Pemain harus nothing to lose, syukur-syukur kalau bisa menang," ucap pelatih berusia 38 tahun ini.

Reza Mustofa yang mencetak satu gol ke jala Persibo berpeluang tetap bertahan sebagai starter. Sedangkan Jaya Teguh Angga yang agak kehilangan sentuhannya, bisa digantikan Laban yang penampilannya memuaskan sang pelatih.

Satu kekhawatiran Timo adalah stamina pemainnya yang bisa saja drop di pertandingan kedua, mengingat sebelumnya tak ada persiapan fisik. Sedangkan kubu Bali Devata terlihat lebih mapan karena persiapan menuju turnamen sudah sangat matang.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini