Share

Singo Edan Semakin Gelisah

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2011 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 20 49 481841 cIUUnTIdYH.jpg

MALANG - Kondisi di manajemen Arema Indonesia yang belum pasti, membuat para pemain semakin gelisah. Selain belum ada titik terang soal perpanjangan kontrak yang kadaluarsa 10 hari lagi, gaji dan bonus kemenangan juga belum terbayar.

Parahnya, pemain tidak tahu siapa yang bertanggung jawab membayar gaji-bonus serta pembicaraan perpanjangan kontrak. Jika sebelumnya Rendra Kresna sempat menyiapkan manajemen, kini ada pengurus anyar versi Lucky Adrianda Zaenal.

Pengurus bentukan Lucky pun belum bekerja karena masih bersifat lisan dan belum berkekuatan hukum. Sehingga masih membutuhkan banyak waktu untuk menata manajemen, termasuk pengisian sejumlah posisi seperti Sekretaris dan Bendahara Yayasan.

"Kita tak tahu siapa yang akan membayar (gaji dan bonus). Pemain butuh kejelasan karena kita sudah bersikap profesional dengan menghormati kontrak. Sejauh ini, kita juga tak tahu apakah Arema masih membutuhkan kami musim depan," kata kapten tim Arema Noh Alam Shah, Selasa (19/7/2011).

Kondisi di manajemen yang masih diliputi sengketa menurutnya tak bagus untuk persiapan Arema menghadapi musim depan. Seharusnya manajemen sudah bergerak, minimal memperpanjang kontrak pemain yang bakal habis kurang dari dua pekan ke depan.

Along, sapaan Noh, serta sejumlah pemain hingga kini masih mempertimbangkan kelanjutan kariernya di Singo Edan. Ia sempat melontarkan warning bakal meninggalkan Malang jika kepengurusan di klub tetap memunculkan nama-nama yang sama dibanding sebelumnya.

Ini bisa menjadi tantangan baru bagi kepengurusan Lucky Adrianda Zaenal yang ingin mempertahankan semua tokoh lawas di struktur manajemen, termasuk dua pihak yang bertikai Rendra Kresna dan Muhammad Nur. Bisa jadi langkah itu malah membuat pemain kecewa.

Di sisi lain, manajemen belum bisa berbuat banyak saat para pemain mulai menjadi incaran klub-klub lain. Selain Roman Chmelo yang dikabarkan menjalin kontak dengan PSM Makassar, tim Liga Primer Indonesia (LPI) lainnya, Solo FC juga menjajaki kemungkinan memboyong Ahmad Bustomi dan TA Musafri.

"Jujur saja pemain bingung kalau masa kontrak habis, tapi belum ada perpanjangan. Sampai sekarang saya masih menunggu kejelasan dari Arema terkait rencana untuk musim depan. Saya sih pinginnya tetap di Arema," tutur gelandang bertahan Singo Edan, Juan Revi Auriqto.

Dengan polos mantan pemain Deltras Sidoarjo dan Persikoba Batu ini mengaku tak mengetahui pasti siapa yang mengendalikan klub, setelah ada tiga versi kepengurusan yakni bentukan Rendra Kresna, Muhammad Nur dan Lucky Zaenal.

Sementara itu, Lucky Zaenal meminta pemain tidak risau dengan kondisi di manajemen. Langkah yang ditempuhnya bakal memunculkan solusi terbaik, termasuk untuk memperjelas masa depan pemain yang belum menentu.

"Tentunya masalah kontrak pemain menjadi agenda krusial. Kita akan tangani setelah jajaran pembina berada di Malang," kata Ikul, sapaan Lucky. Sayang ia belum menyebut terkait solusi pendanaan Singo Edan untuk modal musim depan.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini