Sinyal Perombakan Total Pengurus PSSI

SINDO, Jurnalis · Senin 11 Juli 2011 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 11 51 478196 0Kq7VxE01c.jpg Djohar Arifin Husein.(foto:Reuters)

SOLO – Terpilihnya Djohar Arifin Husin sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2011–2015 menimbulkan sinyal perombakan besarbesaran di tubuh PSSI. Situasi itu membuat muka lama di bawah kendali rezim Nurdin Halid diprediksi akan sulit bertahan.

Kendati demikian,Djohar belum berani mengambil keputusan penting terkait perombakan yang akan segera dilakukannya. Dia hanya memaparkan kepengurusan PSSI baru di bawah kendalinya harus memiliki visi dan misi yang sama. Yang jelas,terdapat dua organisasi di bawah payung PSSI,yakni PT Liga Indonesia dan Badan Tim Nasional (BTN).

Dua organisasi itu adalah contoh badan yang berafiliasi secara langsung dengan PSSI. Permasalahannya sekarang apakah orang-orang yang ada di kepengurusan tersebut akan mengalami perombakan total?

“Apa yang diinginkan pendukung saya adalah perubahan untuk lebih baik.Jadi, seperti presiden memiliki menteri, maka mereka harus sependapat.Jika tidak,kami akan pikirkan kembali.Mereka mau bekerja sama dengan kami atau tidak?”kata Djohar.

Di PT Liga Indonesia,misalnya.Nama Joko Driyono masih aktif menjabat CEO PT Liga Indonesia.Apakah posisinya masih terus dipertahankan? Tentunya masih menunggu kebijakan kepengurusan PSSI yang baru. Nasib Iman Arif sebagai Deputi Bidang Teknis BTN juga masih dalam tanda tanya besar.

Djohar belum membeberkan apakah posisi Iman akan dipertahankan atau tidak. Karena,kedua nama ini bisa dibilang sebagai warisan status quo.“Saya menginginkan pembaharuan BLI dan BLAI.Kita harus pikirkan,karena kita semua harus satu pikiran dengan saya,” papar Djohar.

Namun,mantan sekjen KONI Pusat ini meminta waktu sebelum memutuskannya. Dia terlebih dahulu menyusun program yang akan segera direalisasikannya, karena program itu harus secepatnya dikerjakan untuk membangun citra PSSI ke arah lebih baik. Rencana reformasi besar-besaran yang akan dilakukan PSSI pimpinan Djohar disambut baik oleh Iman.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama SSI Arsenal ini berpendapat,reformasi di PSSI perlu dilakukan.“Saya pikir reformasi total bagus dan bisa dilakukan asal semua bisa punya komitmen ke arah yang lebih baik,” ujar Iman. Iman pun menyerahkan sepenuhnya kebijakan perombakan kepada Djohar selaku pimpinan di induk organisasi sepak bola Tanah Air tersebut.

Dia tak akan turut campur terkait siapa nama yang layak atau sebaliknya,karena kebijakan sepenuhnya ada di tangan Djohar. Menurut Iman,terpenting sekarang siapa pun orang yang akan dipilih Djohar masuk dalam kepengurusan PSSI periode 2011–2015 mampu mendukungnya.

Sebab, Djohar membutuhkan itu untuk merealisasikan targetnya bersama PSSI. Tugas Djohar memang berat setelah terpilih menjadi Ketum PSSI.Dia harus memecahkan solusi antara Indonesia Super League (ISL) dan Liga Primer Indonesia (LPI) yang masih berkecamuk.

Selain itu,mantan pemain PSMS Medan itu juga harus mencari solusi terkait tim-tim yang diprediksi tak akan menggunakan dana APBD musim depan.Tak ketinggalan adalah cara meningkatkan prestasi tim nasional (timnas) Indonesia yang masih saja terpuruk.Apalagi,timnas akan menjalani dua agenda penting.

Timnas senior akan menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Turkmenistan dan timnas U-23 dituntut meraih medali emas saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011.

Sederet tantangan itu tentunya akan menjadi tugas berat Djohar dalam waktu dekat ini.Tapi,Iman optimistis mantan pemain PSL Langkat itu akan menjalankan tugas kepemimpinannya dengan baik.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini