Tugas Berat Djohar Adalah Reformasi PSSI

Hendra Mujiraharja, Jurnalis · Sabtu 09 Juli 2011 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 09 51 477912 3BEPTAsVpy.JPG

JAKARTA - Salah seorang pendiri Save Our Soccer (SOS) Apung Widadi, mengaku senang dengan terpilihnya Djohar Arifin Husin sebagai pemimpin PSSI yang baru. Menurutnya, tugas berat buat Djohar adalah mereformasi PSSI.

 

Seperti diketahui Djohar terpilih setelah mengalahkan Agusman Effendi pada putaran kedua pemilih Ketum PSSI untuk periode 2011-15 mendatang. Kini, tugas pria yang pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menegpora ini adalah mereformasi tubuh PSSI.

 

"Ya, mungkin itu figur dari calon cukup bagus. Latar belakang dia sebagai mantan pemain, wasit, KONI dan Staf Ahli Menegpora. Pemimpin alternatif yang bagus. Karena saya melihat ada latar belakang yang bukan dari politik dan bukan status quo. Buktinya dia sudah berani menandatangani fakta integritas, tidak seperti Erwin Aksa dan Agusman Efendi," kata Apung.

 

"Kami melihat komtimen dari Pak Djohar. Harapan bahwa reformasi di PSSI bukan pekerjaan yang mudah. Ketika sudah memimpin, maka sudah sesuai dengan fakta intergritas harus bekerja keras dengan PSSI, dibuktikan," lanjutnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (9/7/2011).

 

Selain mereformasi tubuh kepengurusan PSSI, Apung juga sangat berharap Djohar dapat memperbaiki masalah yang ada di tubuh Timnas Indonesia. Dia berharap Tim Merah Putih bebas dari intervensi orang lain yang tidak berkempentingan.

 

"Permasalahan di timnas karena memang ada intervensi kekuatan yang mencoba campuri pemain, saya berharap besok ketika untuk timnas murni. Jangan intervensi ke dalam ruang ganti pemain," tandas Apung.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini