nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Terburuk Persijap di ISL

Sundoyo Hardi, Jurnalis · Senin 20 Juni 2011 19:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 06 20 49 470596 2GIpdiSdMZ.jpg Logo LSI/Ist

JEPARA – Hasil imbang tanpa gol yang dibukukan di kandang Persiba dua hari lalu memastikan posisi Persijap di peringkat ke-14 dari 15 kontestan. Persijap tepat berada di atas Bontang FC yang harus berjuang mempertahankan statusnya di Indonesia Super League (ISL) melalui pertandingan playoff.

 

Dibandingkan tiga musim sebelumnya, pencapaian Persijap musim ini merupakan yang terburuk. Pada kompetisi tahun lalu, Persijap menyelesaikan kompetisi dengan menduduki peringkat ke-9. Kompetisi edisi 2008/2009, tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut berada di strip ke-11 di akhir musim.

 

Pencapaian terbaik Persijap justru diraih ketika ISL memulai lembaran pertamanya pada 2007/2008 silam. Saat itu tim kebanggaan publik Jepara ini berhasil menembus posisi keenam di pengujung kompetisi.

 

Musim ini, Persijap sebenarnya tetap menargetkan mampu memperbaiki peringkat. Akan tetapi, sejumlah kekalahan yang diderita di kandang ditambah minimnya pon dari lawatan luar kota membuat ambisi tersebut gagal terwujud.

 

Bahkan, nasib Persijap bisa saja lebih buruk seandainya tiga kontestan yakni PSM, Persema, dan Persibo tetap berlaga di ISL. Mengingat, kualitas PSM dan Persema harus diakui lebih baik dari Persijap. Di awal-awal putaran pertama, sebelum hengkang ke Liga Primer Indonesia (ISL), mereka berhasil mengalahkan Persijap. PSM justru mampu mempermalukan Persijap di hadapan publiknya sendiri di pertandingan pertama musim ini.

 

Tidak mengherankan, kepergian ketiga tim tersebut mendatangkan berkah tersendiri bagi Persijap. Kompetisi musim ini menjadi tidak menerapkan degradasi dan hanya menyisakan satu tim di urutan terbawah untuk melakukan play off melawan peringkat keempat Divisi Utama.

 

Pencapaian Evaldo Silva dkk musim ini sontak langsung memantik reaksi kalangan suporter. Pendukung Persijap yang tergabung dalam Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) menyatakan kecewa dengan buruknya performa yang ditunjukkan tim kesayangannya tersebut.

 

”Kami tidak ingin berbicara prestasi. Sebab, musim ini prestasi Persijap jauh dari harapan. Kami hanya tetap bersyukur karena Persijap masih bertahan di ISL pada kompetisi musim depan,” kata Ketua Umum Banaspati Ali Anggoro.

 

Dia menyebut, jebloknya prestasi Persijap musim ini harus menjadi pembelajaran bagi manajamen. Pemilihan materi pemain menjadi salah satu titik fokus yang harus diperhatikan. Banaspati berharap musim depan manajemen lebih jeli dalam merekrut pemain, terutama pemain asing.

 

Keputusan memulangkan tiga pemain asing yang direkrut di awal kompetisi membuktikan adanya kesalahan dalam perburuan pemain. Tentu saja, situasi seperti ini membuat perjalanan Persijap kurang mulus.

(wei)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini