Turki Siap Lepas Hiddink ke Chelsea?

Achmad Firdaus, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2011 02:24 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 07 45 465236 LZEq0AiDPQ.jpg Foto: Pelatih timnas Turki Guus Hiddink/Getty Images

ISTANBUL - Federasi Sepakbola Turki nampaknya sadar bakal sulit mempertahankan posisi Guus Hiddink sebagai pelatih timnas. Mereka pun kabarnya siap melepas pelatih asal Belanda tersebut ke Chelsea.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, Hiddink terus dikaitkan dengan Chelsea. Arsitek yang sempat menghadirkan gelar FA Cup pada 2009 lalu, saat bertugas sebagai caretaker Luiz Felipe Scolari dikabarkan jadi incaran utama Roman Abramovich untuk ditugaskan sebagai pelatih kepala mulai musim depan.

Hiddink sendiri nampaknya sangat tertarik untuk mengambil tawaran tersebut. Menurut salah satu sumber dalam Timnas Turki, masa depan Hiddink akan ditentukan oleh eksistensi Mahmut Ozgener sebagai Presiden Sepakbola Turki. Jika pada kongres Juni nanti, Ozgener kembali terpilih, maka besar kemungkinan Hiddink akan bertahan. Namun, fakta yang ada di lapangan, Ozgener dikabarkan tidak akan maju dalam pemilihan mendatang.

“Jika Ozgener bertahan, maka Guus mungkin juga akan bertahan. Saat ini,Ozgener tengah berlibur dan belum menentukan apakah dia akan kembali maju dalam pemilihan. Tapi, sekalipun maju, tipis peluangnya untuk bisa menang,” tutur sumber dalam tersebut sebagaimana dikutip BBC, Selasa (7/6/2011).

“Hiddink mengatakan dia masih terikat kontrak, tapi janji ini tidak memiliki nilai. Tawaran Chelsea terlalu bagus untuk ditolak dan federasi (Turki) memahami hal ini,” sambungnya.

“Hiddink merasa, dia masih punya tugas di sana (Chelsea). Dia ingin bekerja setiap hari dan memenangkan liga (Premier League) dan mungkin mengangkat trofi Liga Champions,” tandas sang sumber meyakini Hiddink akan membesut Chelsea mulai musim depan.

“Kami akan mengerti jika pada akhirnya dia memutuskan memainkan laga terakhir bersama Turki, selama Chelsea membayar kompensasinya,” tutupnya menyikapi kontrak Hiddink bersama Timnas Turki yang baru berakhir usai perhelatan Euro 2012.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini