nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FA: Reputasi FIFA Telah Rusak

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2011 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 06 03 51 463970 j1Bpuxnpwf.jpg Foto:David Bernstein (AP Photo)

LONDON – Chairman Football Association (FA), David Bernstein ternyata belum bisa menerima Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA.

Federasi sepakbola Inggris tersebut memang menyesali keputusan badan tertinggi sepakbola dunia itu lantaran terus melanjutkan Kongres Pemilihan Presiden FIFA kendati hanya menyisakan satu kandidat, yaitu Sepp Blatter setelah calon lainnya, Mohammed Bin Hammam mundur karena tersangkut skandal suap Piala Dunia 2022.

Perlu diketahui, bukan hanya FA yang meminta agar Kongres ditunda, Federasi sepakbola Skotlandia, (Scottish Football Association) pun mengambil sikap serupa.

Tapi sayangnya, permintaan dua Federasi menunda Kongres bak angin lalu saja. FIFA tetap melanjutkan proses pemilihan di mana Blatter akhirnya mempertahankan jabatan yang telah dipegangnya sejak 1998 silam. “Saya pikir itu sia-sia. Kami telah membuat poin penting yang prinsipil,” ketus Bernstein dikutip BBC Sport, Jumat (3/6/2011).

Bernstein beralasan, diangkatnya Bernstein tidak sesuai dengan prosedur. “Kami merasa penobatan seseorang tidak sesuai dengan apa yang terjadi di FIFA,” sambung Bernstein merujuk sikap FA yang memilih abstain dalam Kongres Pemilihan beberapa waktu lalu.

Mengenai ide pemilihan tuan rumah Piala Dunia yang sedianya dipilih oleh 208 anggota Kongres oleh Sepp Blatter, Bernstein secara terbuka menyoroti inovasi supremo FIFA tersebut.

“Saya pikir telah terjadi pergeseran dalam beberapa hal termasuk demokrasi yang lebih besar  dalam Kongres yang turut terlibat dalam memilih penyelenggara Piala Dunia bukan lagi Komite Ekskekutif. Jadi saya pikir ada beberapa perubahan dan kami harus bertanggung jawab untuk itu,” jelas Bernstein.

Bernstein pun menuturkan banyak orang yang takut untuk mengkaji lebih dalam transparansi FIFA.“Masalah di FIFA adalah, orang takut untuk menempatkan kepala mereka di atas dinding pembatas. Ada cukup gelombang dukungan tapi Anda harus berbicara dengan orang lain secara pribadi untuk memahaminuya,” sambungnya.

“Blatter berjanji akan ada banyak usaha untuk menempatkan kebenaran di mana mereka selalu dikiritik. Jadi saya berharap, dia (Blatter) bisa melakukannya. Reputasi FIFA telah rusak, namun mereka senang pada akhirnya. Melihat ke belakanga, saya tidak berpikir akan banyak perubahan,” tambah Bernstein yang pesimis banyak perubahan di tubuh FIFA di bawah rezim Blatter.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini