Andi: Penting Mencari Titik Temu

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2011 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 25 51 460637 sGH6isZhW1.jpg Foto: Andi Mallarangeng menekankan pentingnya kompromi untuk mencari titik temu (HeruHaryono/Okezone)

JAKARTA – Menegpora, Andi Alifian Mallarangeng menjelaskan bahwa sejak awal pemerintah terus berupaya agar PSSI tidak dikenai sanksi oleh FIFA.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI, Andi menjelaskan sejak awal ada dua tujuan pokok bagaimana agar PSSI tidak dikenai sanksi dan terus melanjutkan reformasi.“Kami telah membuat strategi agar FIFA memberikan kesempatan dan tidak menjatuhkan sanksi,” kata Andi, Selasa (24/5/2011) malam.

“Pada dasarnya, pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap cabang olahraga. Pemerintah mengikuti saja, apalagi yang berhubungan dengan FIFA,” sambung Andi sejauh ini Pemerintah tidak pernah melakukan intervensi terhadap kongres PSSI.

Andi pun berharap, PSSI bisa segera menggelar Kongres lanjutan. Namun sebelumnya diperlukan pendekatan dan rekonsiliasi sebelum berlangsungnya Kongres agar tidak berakhir dengan kebuntuan seperti yang terjadi dalam dua Kongres sebelumnya.

Dia pun menjelaskan sikap berbagai pihak yang memaksakan kehendak untuk maju pun turut memicu kebuntuan yang terjadi pada Kongres yang berlangsung 20 Mei 2011. “Saya terbuka dengan kompromi dan fleksibel untuk menggelar kongres. Masalahnya ketika saya melakukan pendekatan. Mereka masih memaksakan kehendak. Hasilnya deadlock. Karena semua masih ingin maju,” lanjut Andi.

Karena itu, kembali Andi menegaskan pentingnya kompromi untuk mencapai titik temu dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan Kongres yang tidak menghasilkan keputusan apapun.

“Pemerintah sedang dan terus mencari melakukan pendekatan kepada semua pihak untuk mencari titik temu dan kompromi sehingga berhasil mencapai kesepakatan sebelum pelaksanaan kongres lanjutan,” sambung mantan Juru Bicara Kepresidenan ini.

“Kami sedang melakukannya untuk membentuk Kongres baru dengan melakukan pendekatan dengan pihak terkait. Kami ingin melaksanakan Kongres yang mendapat legitimasi dari PSSI,” sambung Andi seraya menjelaskan bahwa niatan tersebut meruapakan tugas yang harus dilakukan oleh pihak terkait, seperti Komite Normalisasi dan KONI/KOI.

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini