Silva: Bukan Saya Terbaik, tapi Vidic

Dewi, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2011 01:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 17 47 458085 kp9a0Lwcz1.jpg Foto: Thiago Silva dan Alexandre Pato/Getty Images

MILAN – Thiago Silva menuai banyak pujian berkat penampilan impresifnya musim ini. Tapi, dia menyebut dirinya bukan sebagai bek terbaik seperti yang diklaim banyak pihak.

 

Alessandro Nesta menyebut Silva sebagai sosok vital yang membawa AC Milan merebut Scudetto musim ini. Konsistensinya menjaga lini belakang Rossoneri memang membuat gawang Milan paling sedikit kebobolan musim ini, hanya 24 gol.

 

Bek asal Brasil juga mendapat pujian dari allenatore Massimiliano Allegri. Tapi, Silva tak mau jumawa. Dia menyebut sukses Rossoneri mengakhiri puasa Scudetto selama tujuh tahun merupakan buah kerja keras seluruh punggawa tim.

 

“Saya tak suka membicarakan kehebatan saya, tapi mereka semua. Scudetto yang kami raih tahun ini adalah kerja keras semuanya, terutama para striker,” tandas Silva merendah.

 

Lebih lanjut, dia berterima kasih kepada bek veteran Nesta yang membantunya tampil lebih baik musim ini. Silva juga tak menganggap dirinya sebagai bek terbaik, seperti yang dibicarakan orang.

 

“Saya sangat berkembang musim ini dengan adanya Nesta dan ingin terus main hingga usia 40,” ujar pemain 26 tahun.

 

“Saya berterima kasih kepada semua orang yang menyebut saya terbaik. Tapi, bagi saya bek Manchester United Nemenja Vidic-lah yang terbaik,” pungkasnya, seperti dilansir Football-Italia, Rabu (18/5/2011).

(wei)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini