nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Spurs Sandung The Reds

Rejdo Prahananda, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2011 23:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 05 15 45 457385 A13i0ixdGm.jpg Foto: Luis Suarez saat bertarung dengan dua pemain Tottenham Hotspur (Getty Images)

LIVERPOOL – Liverpool belum sepenuhnya bangkit dari keterpurukan. Indikasinya, mereka mendapat kenyataan pelik saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Tim arahan Kenny ‘King’ Dalglish itu menelan kekalahan dua gol tanpa balas. Sepasang gol tim Ibukota itu disarangkan Rafael Van der Vaart dan penalti Luca Modric.

Liverpool yang tengah diselemuti kepercayaan diri tinggi memang menghadapai lawan yang tidak mudah di akhir pekan ini. Berkompetisi dengan Tottenham, Liverpool sedikit menemui kesulitan untuk mengembangkan permainan selepas kick-off. Duet Luis Suarez dan Andy Carroll belum menemukan irama yang padu untuk menembus pertahanan Tottenham.

Alih-alih menekan Spurs, Liverpool justru kecolongan di menit awal pertandingan. Memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok, Rafael Van der Vaart yang berdiri di luar kotak 16 tanpa basa-basi langsung menghujamkan bola dengan kekuatan keras ke sudut mati Reina. Publik Anfield pun menahan nafas melihat selebrasi VDV setelah merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk kemenengan sementara Tottenham.

Tertinggal 1-0, Kenny Dalglish yang mendampingi timnya dari pinggir lapangan menginstruksikan kepada anak asuhanya agar tetap memelihara optimisme dan semangat bertanding. Strategi yang dikedepankannya adalah, permainan tak-tis untuk membongkar pertahanan Tottenham.

Serangan dari sayap yang dimotori Dirk Kuyt dan Maxi Rodriguez terbukti efektif untuk merusak konsentrasi barisan pertahanan Tottenham. Namun, penyelesaian yang kurang sempurna dari Suarez membuat Liverpool belum bisa menyamakan kedudukan di paruh pertama ini. Tanpa kenal lelah, Liverpool yang bertekad mengamankan tiket Europa League terus meningkatkan determinasi di jantung pertahanan Tottenham.

Carroll yang kerap memberikan perlawanan spartan mendapat peluang melalui tandukannya, saat menerima umpan Jay Spearing. Namun bola masih melambung di atas mistar Carlo Cudicini. Terus ditekan, bek Tottenham yang berkomposisi Younes Kaboul, Michael Dawson dan Ledley King sibuk mengamankan daerah operasinya. Alhasil, Liverpool sering mendapat peluang melalui sepak pojok. Tapi lagi-lagi, The Anfield Ganks gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

Di penghujung babak pertama, Liverpool mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas persis di depan kotak penalti Tottenham. Suarez yang bertindak sebagai eksekutor melepaskan tembakan mendatar ke sisi kiri Cudicini. Sayang, bola masih belum menemui sasaran.

Hingga peluit panjang dibunyikan Liverpool masih tertinggal dengan skor 0-1. Dari rapor statistik babak pertama tercatat, baik Liverpool dan Tottenham sama-sama melepaskan tembakan lima kali ke gawang lawan. Sedangkan, untuk penguasaan bola, kedua tim imbang 50%-50%.

Paruh kedua dimulai, Liverpool tidak merubah irama pertandingan. Sisi sayap menjadi fokus utama mereka untuk menekan Tottenham. Namun, kewaspadaan perlu mereka tingkatkan. Betapa tidak, Van der Vaart kembali mendapat kesempatan guna membawa The Lily Whites menambah pundi-pundi golnya. Tendangan spekulasi yang dilepaskan di luar kotak penalti hampir saja merobek gawang Liverpool untuk kedua kali andai Reina tidak sigap menyelamatkan bola.

Untuk menambah daya dobrak Tottenham, Harry Redknapp mengutus Jermain Defoe untuk menggantikan Van der Vaart. Nasib sial justru didapat Liverpool di awal babak kedua. Joe Flanagan dianggap melakukan pelanggaran kepada Steven Piennar tanpa banyak bicara wasit Howard Webb langsung menunjuk titik putih. Luca Modric yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tottenham kini leading 2-0..

Liverpool kembali mendapat kesempatan melalui Suarez memanfaatkan umpan panjang Flanagan. Nahas, bola sepakan Suarez terbang tidak terkendali. Pun demikian dengan kans yang didapat Jonjo Shelvey di luar kotak 16. Sepakan kuat Shelvey masih belum menemui sasaran. Hingga penghujung laga, Liverpool nampak kehabisan akal untuk membuka ruang di zona pertahanan Tottenham.

Atas kekalahan ini, Liverpool harus rela turun satu peringkat ke posisi enam dengan torehan 58 angka.Sedangkan, Tottenham memelihara asa untuk menembus zona Liga Champions musim depan setelah mengumpulkan 59 poin dan kini mereka bertengger di peringkat lima menggeser posisi Liverpool.

SUSUNAN PEMAIN

LIVERPOOL: 25-Pepe Reina, 23-J. Carragher, 2-G. Johnson, 37-M. Skrtel, 38-J. Flanagan, 17-M. Rodríguez (24-D. N’Gog’75), 21-Lucas, 26-J. Spearing (33-J. Shelvey’64), 18-D. Kuyt, 7-L. Suarez, 9-A. Carroll  (10-J.Cole’89)

TOTTENHAM HOTSPUR: 23-C. Cudicini, 4-Y. Kaboul, 20-M. Dawson, 26-L. King,11-R. van der Vaart   (18-J. Defoe’53),7-A. Lennon, 14-L. Modric, 40-S. Pienaar, 25-D. Rose (19-Bassong’83),S. Bassong, 30-Sandro, 15-P. Crouch    

(edo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini