nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Singo Edan Lebih Fokus

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Minggu 24 April 2011 01:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 04 23 49 449224 bLBxqn4DZj.jpg Foto: Ist

KARAWANG - Dipastikan hanya menjadi penggembira di Liga Champion Asia (LCA) kini konsentrasi Arema FC beralih penuh ke Indonesia Super League (ISL). Tim berjuluk Singo Edan terfokus pada misi mengejar kemapanan pemuncak klasemen sementara, Persipura Jayapura.

 

Melihat kondisi yang ada, Arema sebenarnya dalam posisi kurang menguntungkan. Sepulang dari China dan didera kelelahan, juara bertahan ISL ini harus langsung melakoni pertandingan tandang menghadapi Pelita Jaya Karawang, Minggu (24/4/) malam nanti.

 

Tapi Arema tak mempunyai pilihan lain. Pertandingan ini mau tak mau dijadikan kesempatan untuk menyelamatkan muka sebagai juara bertahan. Walau secara mental dan fisik sedang kurang bagus, namun masih ada sisi positif yang dimiliki tim arahan Miroslav Janu.

 

Paling tidak ada sejumlah pilar yang dalam kondisi fresh, seperti Noh Alam Shah, Dendi Santoso, Kurnia Meiga, dan beberapa nama lain. Mereka tak dibawa ke kandang Shandong Luneng tengah pekan lalu karena persoalan administrasi.

 

Miro, sapaan Miroslav Janu, dipastikan akan melakukan perubahan dalam komposisi pemain. Sejumlah pemain yang telah berjibaku di Negeri Tirai Bambu, bakal diparkir dan diganti dengan pemain yang lebih segar. Sinyal itu diutarakan asisten pelatih Arema Joko Susilo.

 

“Kemungkinan besar memang ada perubahan. Kita mempunyai pemain yang kondisinya lebih bagus karena tidak ke China. Yang pasti Arema akan berkekuatan penuh, kecuali Esteban Guillen yang masih cedera,” kata mantan striker Arema di era 90-an ini.

 

Karena sebuah kemenangan sangatlah penting, Arema bakal menampilkan permainan menyerang. Pola 4-2-3-1 bakal menjadi pilihan tim biru dengan bertumpu pada Noh Alam Shah yang didukung tiga attacking midfielder, Roman Chmelo, Dendi Santoso dan Muhammad Ridhuan.

 

Dua permain yang penyeimbang lapangan tengah tetap memunculkan nama Ahmad Bustomi. Ia kemungkinan akan didampingi Juan Revi atau Hendra Ridwan. Yang masih menjadi misteri adalah empat bek yang komposisinya selalu berubah.

 

Menurunnya permainan Benny Wahyudi dan Hermawan, membuat Miro gelisah hingga menggeser Waluyo sebagai full back kiri. Jika belum percaya diri menurunkan Benny, maka kuartet Zulkifly Syukur, Roman Golian, Purwaka Yudhi dan Waluyo bakal dipertahankan.

 

Leonard Tupamahu juga bisa menjadi pilihan walau permainannya belakangan sedikit menurun. “Kita bebas memasang pemain karena tidak ada yang bermasalah. Yang pasti pertandingan besok (hari ini) butuh perjuangan karena Pelita Jaya juga mulai membaik,” tandas Joko Susilo.

 

Benar kata Joko, Pelita Jaya tengah bergairah setelah sukses mendapatkan empat poin saat melawat ke kandang Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo.

 

Selain ingin meneruskan catatan positif, Pelita juga berkesempatan memperbaiki posisi di papan klasemen.

 

Secara teknis tuan rumah tak mempunyai kendala berarti, kecuali absennya Juan Ramirez karena sanksi kartu merah yang diterimanya di kandang Persela. Tapi tanpa Ramirez pun, tim besutan Misha Radovic masih tangguh dan menggulingkan Deltras.

 

Masalahnya, Arema bukanlah Deltras yang tengah lesu darah. Kendati sepanjang musim juga ‘berdarah-darah’ karena problem finansial, Arema tetap berhasrat mempertahankan gelar juara. Inilah yang paling diwaspadai Safee Sali dan kawan-kawan.

 

“Arema tim kuat dan juara bertahan. Tapi kita optimistis bisa menang karena bermain di kandang. Kita punya pemain bagus dan tim yang hebat. Tak ada alasan untuk tidak percaya diri,” kata Misha kepada wartawan di Karawang, kemarin.

 

Striker Arema Noh Alam Shah dipastikan mendapat ‘pelayanan’ khusus di Stadion Singaperbangsa. Sama halnya dengan keberadaan Safee Sali di Pelita Jaya, sosok Alam Shah menjadi properti penting di kubu Singo Edan. Wajar jika Misha sangat mengkhawatirkan keberadaannya.

 

Prakiraan Formasi Pemain

Pelita Jaya (4-4-2):

Made Wardhana (gk), Abdul Rahman, Chris Doig, Tony Hearfield, Edi Hafid Murtadho (belakang), Egi Melgiansyah, Joko Sasongko, Ardan Aras, Salim Alfarizi (tengah), Safee Sali, Dedi Kusnandar (depan).

 

Arema FC (4-2-3-1):

Kurnia Meiga (gk), Zulkifly Syukur, Roman Golian, Purwaka Yudhi, Waluyo (belakang), Ahmad Bustomi, Juan Revi, M Ridhuan, Roman Chmelo, Dendi Santoso (tengah), Noh Alam Shah (depan)

(wei)

Berita Terkait

Liga Super Indonesia 2010/2011

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini