Share

Berapa Gol Arema Kebobolan, Miro?

Kukuh Setiawan, Koran SI · Selasa 19 April 2011 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 19 50 447899 32rpzI1thv.jpg F: Arema Indonesia (Koran SI)

MALANG - Judul di atas sangat pas ditujukan kepada Manager-Coach Arema FC Miroslav Janu. Bukan mempertanyakan berapa gol yang bisa dicetak Arema saat menantang Shandong Luneng FC di Shandong Stadium, Jinan, Shandong. Tapi mempertanyakan berapa gol yang bakal ditelan Singo Edan.

Ya, kendati mampu menahan imbang 1-1 tim asuhan Branko Ivankovic di Malang, tapi bukan jaminan itu bakal terulang. Malah jika melihat situasi di tim Arema, Miro harus mempersiapkan tembok tebal di timnya agar tidak banyak kebobolan tuan rumah.

 

Paling kentara rapuhnya adalah posisi penjaga gawang. Setelah dua kiper utama Kurnia Meiga dan Ahmad Kurniawan (AK) gagal berangkat ke China, secara mendadak Arema memberangkatkan Aji Saka kemarin. Kiper muda itu tercecer karena masih harus mengurus visa.

 

Aji Saka sejatinya tak masuk dalam rencana Miro di China. Kiper yang dipersiapkan tetap Meiga dan AK. Namun menjelang keberangkatan, AK mengalami cedera sedangkan adiknya kehilangan paspor. Bahkan Arema nyaris terancam tanpa kiper jika saja visa Aji tak cepat selesai.

 

“Kondisinya memang sangat tidak menguntungkan. Tapi bagaimana pun kita akan tetap berusaha sebaiknya, karena hasil tetap ditentukan di lapangan. Baik manajemen maupun pelatih meminta pemain tidak pesimistis dengan kondisi tim,” ujar Media Officer Arema Sudarmaji.

 

Masalahnya, walau memberangkatkan Aji, belum tentu fit untuk dimainkan karena estimasinya kiper belia itu tiba di China hanya beberapa jam sebelum laga. Selain itu ia juga minim jam tanding. Kecuali jika Miro memang memaksakan turun karena tak ada pilihan lain.

 

Problem di bawah mistar dilengkapi krisis lini depan dengan tidak berangkatnya Noh Alam Shah dan Dendi Santoso. Praktis, Miro hanya mempunyai Yongki Ariwibowo yang memenuhi syarat sebagai target man. Ini kondisi yang sulit karena Noh Alam Shah adalah satu-satunya striker yang rutin mencetak gol di pekan-pekan terakhir.

 

Melihat personel yang dibawa ke China, tampaknya Arema lebih realistis tampil bertahan. Miro yang biasa menurunkan skema 4-3-3, bisa merombak ke 4-5-1 atau mungkin memakai lima bek sekaligus. Bermain menyerang hanya ibarat bunuh diri karena ompongnya lini depan.

 

“Kita sangat percaya kepada Miro yang akan menurunkan strategi di lapangan. Semoga kita mendapat hasil terbaik,” tandas Sudarmaji. Ya, Singo Edan pernah mengalami kondisi lebih parah di LCA 2007 silam. Saat bertandang ke markas Kawasaki Frontale, Jepang, Arema hanya membawa 13 pemain. Hasilnya? Kalah 3-0.

 

Arema yang masih terjebak di posisi buncit Grup G hampir mustahil bisa lolos dari fase grup. Jika kalah di kandang Shandong Luneng, Arema tinggal menyisakan dua laga yakni home lawan Cerezo Osaka dan away ke kandang Jeonbuk Hyundai Motors.

 

Sementara itu, dari kubu tuan rumah, tim asukan Branko Ivankovic juga tak bisa menurunkan sejumlah pemainnya. Terhitung tiga pilar tak bisa menghadapi Arema karena akumulasi kartu kuning, yakni Roda Antar, Li-Wei dan Yuan Wei-Wei.

 

Seperti dilansir situs AFC, di pertandingan yang bakal dipimpin wasit Ali Al Badawi (Uni Emirat Arab) itu kubu Shandong sangat berambisi menekuk Arema. Pasalnya sebuah kemenangan bakal memperbesar peluang lolos fase grup. Sedangkan Shandong sendiri masih berada di peringkat ketiga dengan empat angka.

 

Kendati begitu pelatih Shandong Luneng Branko Ivankovic tidak mau memandang remeh Arema yang diselamatkan gol pinalti di pertemuan pertama lalu. Saat bertanding di Malang, pelatih asal Kroasia itu mencak-mencak karena merasa wasit tidak adil.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini