Persib Dipanggil Komdis PSSI

Huyogo Simbolon, Jurnalis · Kamis 07 April 2011 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 07 49 443545 LWp0lt1xpo.jpg Logo Liga Super

BANDUNG – Persib Bandung mendapat panggilan dari Komisi Disiplin (Komdis PSSI). Kali ini Komdis meminta keterangan soal laga kandang Persib vs Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pertengahan Maret lalu. Laga tersebut dinilai berakhir dengan kericuhan antara suporter Persib dengan anggota tim Persija.

Hal itu diungkapkan Manajer Persib Umuh Muchtar kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Kamis (7/4/2011). Menurut Umuh, pemanggilan Komdis PSSI terkait kericuhan di Stadion Si Jalak Harupat sudah dilayangkan melalui surat sejak Rabu (6/4/2011). Manajemen menerima surat tersebut yang langsung ditandatangani Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

 

Lebih lanjut Umuh menuturkan, dirinya siap diminta menghadap untuk memberikan keterangan soal kejadian di laga tersebut. “Besok (Jumat, red) kita diminta untuk ke Jakarta untuk menjalani sidang. Saya belum mengatahui apa yang akan dibahas dalam sidang tersebut," ungkap Umuh.

“Mereka meminta keterangan atas laga Persib melawan Persija,” singkatnya lagi. Seperti diketahui, laga kandang Persib menjamu Persija memang berawal dengan pelemparan bus tim Persija oleh suporter tuan rumah. Akibatnya, Manajemen Persib terancam sanksi dari Komdis PSSI tersebut.

Laga “panas” Persib kontra Persija memang selalu menyulut emosi. Saat kedua tim bertemu di Stadion si Jalak Harupat, Jumat (18/3), sempat diwarnai insiden berupa pelemparan pada bus DAMRI yang membawa rombongan pemain dan ofisial kubu Persija. Saat itu oknum bobotoh yang berada di sektor selatan menimpuki bus dengan berbagai benda.

 

Bus saat itu melintas di pinggir lapangan usai kendaraan tiga kendaran taktis datang mengangkut pemain Persija. Padahal penjagaan super ketat diberlakukan terhadap pemain Persija yang harus diangkut menggunakan tiga kendaraan taktis saat masuk ke dalam area Stadion.

 

Selain itu, oknum bobotoh melakukan pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas stadion milik Pemerintah Kabupaten Bandung tersebut. Pertandingan sendiri berakhir untuk kemenangan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan dengan skor 2-3.

(msy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini