Laga St Pauli-Schalke Rusuh, Asisten Wasit Jadi Korban

Achmad Firdaus, Jurnalis · Sabtu 02 April 2011 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 02 50 441580 FJ5ohzJiPQ.jpg Foto: Wasit Deniz Aytekin saat memberitahukan kepada kedua tim bahwa pertandingan dihentikan lantaran situasi yang tidak kondusif,rusuh/Reuters

BERLIN - Laga lanjutan Bundesliga antara tim promosi St Pauli kontra Schalke 04 terpaksa dihentikan wasit. Pemicunya adalah kerusuhan yang dilakukan fans tuan rumah lantaran tidak puas dengan keputusan wasit.

Awalnya, laga antara tuan raumah St Pauli dan Schalke di Millerntor-Stadion, Sabtu (2/4/2011) dini hari tadi berjalan normal. Schalke tampil dominan dan berhasil unggul 2-0 melalui striker veteran Raul Gonzalez di menit ke-26 dan Julian Draxler di menit ke-66. Namun, akibat situasi yang tidak kondusif lantaran penonton mulai melakukan aksi brutal, wasit akhirnya memutuskan menghentikan pertandingan di menit ke-88.

Kericuhan sendiri diketahui bermula saat pemain St Pauli berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65, melalui Fabian Boll. Sayang, gol tersebut dianulir wasit lantaran menilai Boll telah berada dalam posisi offside. Nah, kericuhan semakin menjadi, setelah satu menit berselang Draxler membuat Schalke memperbesar keunggulannya.

Sampai di sini, ulah para penonton masih bisa di kontrol. Namun, dua kartu merah yang diberikan wasit kepada pemain St Pauli Jan Philipp Kalla di menit ke-68 dan Fin Bartels pada menit ke-78, membuat amarah fans tuan rumah membuncah. Aksi brutal seperti melemparkan gelas bir, koin hingga korek api ke tengah lapangan pun tidak bisa lagi diredam.

Salah seorang asisten wasit bahkan menjadi korban lantaran terkena lemparan gelas bir. Melihat situasi yang tak lagi terkendali, akhirnya wasit Deniz Aytekin memutuskan menghentikan pertandingan, dua menit sebelum laga usai (menit ke-88), dan meminta semua pemain meninggalkan lapangan.

“Selalu sedih saat pertandingan harus dihentikan,” ujar Aytekin kepada reporter. “Namun, situasi memang sudah rusuh sejak babak pertama. Seorang asisten wasit bahkan sempat terkena lemparan koin dan korek api,” sambungnya sebagaimana dikutip Yahoosports, Sabtu (2/4/2011).

Atas kejadian ini, Aytekin menjelaskan bila semua keputusan akan diserahkan ke Federasi Sepakbola Jerman (DFB) dan pengadilan tinggi olahraga Jerman untuk menentukan apakah laga ini akan kembali dilanjutkan dilain hari, atau Schalke berhak dihadiahi kemenangan, mengingat waktu pertandingan hanya menyisakan dua menit.

Sementara itu, dari kubu St Pauli, pelatih Holger Stanislawski melontarkan permintaan maafnya terkait kerusuhan yang terjadi di pertandingan kali ini. Dia juga mengaku prihatin dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada sang asisten wasit yang terkena lemparan gelas bir.

“Ini merupakan pemandangan yang tidak bisa diterima. Hal seperti tidak boleh terjadi dalam stadion. Atas nama St Pauli, saya bisa meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada asisten wasit,”  tandasnya.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini