nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arema vs Sriwijaya, Duel Penuh Ambisi

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Minggu 27 Maret 2011 03:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 03 27 49 439264 JFBaoplcT0.jpg Foto: Pelatih Arema Miroslav Janu (merah) saat memimpin sesi latihan/Koran SI

MALANG - Pertarungan dua tim bergengsi bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, nanti sore. Juara bertahan Indonesia Super League (ISL) bakal meladeni tamunya Sriwijaya FC (SFC). Duel yang dipastikan sarat gengsi sekaligus tensi tinggi.

Selain sama-sama pernah mengangkat trofi ISL, kedua tim juga bertabur bintang yang bertebaran di tim nasional (timnas). Alasan lain, tentunya lebih penting, adalah persaingan untuk merebut posisi lebih baik di papan atas klasemen.

Arema FC dan SFC sejauh ini masih ‘rukun’ di papan atas klasemen sementara dengan menempati urutan 5 dan 6. Siapa pun pemenangnya, hasil di Stadion Kanjuruhan bakal mengangkat posisi menjadi lebih baik. Di sini tuan rumah agaknya lebih diunggulkan.

Selain faktor supporter Aremania yang militansinya tak perlu diragukan, tim berjuluk Singo Edan dalam kondisi bagus. Secara teknis tak ada masalah berarti, sedangkan mental sudah membaik seiring hasil imbang 0-0 di Balikpapan dan tuntasnya persoalan finansial.

“Sriwijaya tim bagus dan punya banyak pemain berbahaya. Ada Okto (Maniani), Kayamba (Gumbs) dan Budi (Sudarsono). Jadi kita harus kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Saya rasa pemain bisa melakukannya,” demikian optimisme Manager Coach Arema FC Miroslav Janu.

Miro sendiri telah mempelajari kekuatan milik Ivan Kolev yang di pertandingan sebelumnya tertahan imbang Persipura Jayapura. Arema sedikit diuntungkan karena gelandang Firman Utina dan Ponaryo Astaman tidak dibawa ke Malang karena masih cedera.

Kendati demikian Miro tak mau terlena berkurangnya kekuatan SFC. Ia meyakini tim berjuluk Laskar Wong Kito mempunyai pemain lain yang potensial. Apalagi di sana masih bercokol pemain sekelas M Ridwan dan Arif Suyono yang mantan punggawa Arema.

Kekuatan Arema sendiri juga agak tereduksi dengan absennya centre back Waluyo. Sementara kondisi Purwaka Yudhi dan Noh Alam Shah juga masih diragukan untuk tampil sepanjang laga. Skenarionya, Arema menyiapkan Roman Golian sebagai palang pintu.

Bek tengah ini belum pernah dimainkan sejak bergabung dengan Singo Edan, julukan Arema di akhir putaran pertama lalu. Memainkan Roman sejatinya juga berisiko karena belum teruji di pertandingan resmi, apalagi lawan yang dihadapi tim sebesar Sriwijaya FC.

“Waluyo terkena akumulasi kartu kuning. Noh Alam Shah dan Purwaka masih kita lihat perkembangannya. Apa pun kondisi tim, yang pasti kita ingin menang,” tandas Miro. Jika Noh absen, kemungkinan besar Miro tetap akan memasang Yongki Ariwibowo sebagai target man.

Sementara itu, kubu Sriwijaya FC lebih merana menghadapi laga penting di Malang. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen, sehingga pelatih Ivan Kolev dipaksa memutar otak mencari komposisi yang pas menghadapi agresifitas juru gedor Singo Edan.

Patut disayangkan adalah cedera bersamaan Firman Utina dan Ponaryo Astaman. Kekuatan mereka sejatinya tak terbantahkan karena mempunyai pengalaman dan jam terbang tinggi. Pengalaman membaca permainan juga menjadi nilai plus bagi SFC.

“Ada beberapa pemain yang cedera. Ada Firman, Ponaryo dan Diano (Claudiano Alves). Kita memaksimalkan kekuatan yang ada dan saya yakin masih ada peluang mendapatkan poin di Malang,” kata Ivan Kolev saat latihan di Stadion Kanjuruhan kemarin pagi.

Menurutnya, kekuatan Arema FC tetaplah menakutkan karena tidak ada perubahan besar setelah menyabet juara musim lalu. Apalagi saat mereka tanding di markas yang tentunya didukung Aremania. Kolev paham benar bagaimana suasana di Kanjuruhan.

Menurutnya dukungan Aremania yang begitu besar menjadi kekuatan tersendiri bagi Arema. Terkait materi pemain yang diturunkan, Kolev belum buka kartu. Hanya saja ia memastikan bakal menurunkan 4-3-3 yang dianggap paling realistis untuk mewujudkan poin di Malang.

Yang pasti, trisula di lini depan nampaknya ‘haram’ dirombak, yakni Budi Sudarsono, Okto Maniani dan Kayamba Gumbs. Di belakang ketiganya masih ada kekuatan mentereng seperti Arif Suyono dan Korinus Finkrew maupun Jajang Mulyana.

Mereka akan disokong kekuatan lini tengah yang dipadati Dirga Lasut, Lim Joon Sik maupun M Ridwan. “Kita masih punya kekuatan bagus dan menurut saya masih berimbang dengan kekuatan Arema. Yang pasti pemain harus waspada karena lawan jelas akan tampil menyerang,” tandas Ivan Kolev.

Prakiraan Formasi Pemain:

Arema FC (4-2-3-1): Kurnia Meiga (gk), Zulkifli Syukur, Leonard Tupamahu, Roman Golian, Benny Wahyudi (belakang), Esteban Guillen, Ahmad Bustomi, Roman Chmelo, M Ridhuan, Sunarto (tengah), Yongki Ariwibowo (depan)

Sriwijaya FC (4-3-3): Ferry Rotinsulu (gk), Bobby Satria, Terry Gattusy, Ahmad Jufrianto, Supardi (belakang), M Ridwan, Lim Joon Sik, Dirga Lasut (tengah), Budi Sudarsono, Kayamba Gumbs, Okto Maniani (depan).

(acf)

Berita Terkait

Liga Super Indonesia 2010/2011

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini