Tanpa Pesaing, Platini Pimpin UEFA Lagi

Achmad Firdaus, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2011 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 22 51 437622 jMZ6NdiM46.jpg Foto: Presiden UEFA Michel Platini/Getty Images

PARIS - Michel Platini hampir bisa dipastikan bakal kembali menjabat Presiden otoritas tertinggi sepakbola Eropa (UEFA) untuk empat tahun ke depan. Itu terjadi setelah, pria asal Prancis ini tidak memiliki pesaing dalam persaingan menuju perebutan kursi Presiden UEFA periode 2011-2015.

Sebagaimana dikutip SuperSport, Selasa (22/3/2011), Platini menjadi satu-satunya nama yang mengajukan diri sebagai calon ketua yang akan dilakukan Selasa (22/3/2011) waktu setempat. Dengan begini, legenda hidup timnas Prancis yang telah memimpin UEFA sejak 2007 ini hampir bisa dipastikan bakal kembali terpilih sebagai presiden UEFA periode 2011-2015 yang akan dilangsungkan pada Juni mendatang.

Serupa dengan Platini, kursi Wakil Presiden UEFA juga akan menjadi milik Angel Villar Llona. Pria asal Spanyol ini juga tidak memiliki rival dalam bursa pemilihan periode ini.

Dalam Kongres yang digelar di Paris, sejak Senin, kemarin, selain merampungkan nama calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, UEFA juga akan menunjuk tujuh anggota Komite Eksekutif (exco). Sejauh ini, enam anggota exco telah menyatakan bakal kembali maju lagi.

Sementara satu-satunya anggota exco terdahulu yang menyatakan tidak akan mencalonkan lagi adalah Joseph Mifsud asal Malta. Posisinya kini tengah menjadi incaran, mantan striker timnas Polandia Grzegorz Lato yang telah menyatakan diri akan maju untuk bertarung memperebutkan satu kursi tersisa di exco.

Sementara itu dari kubu FIFA, Presiden saat ini Sepp Blatter yang telah menegaskan bakal kembali mencalonkan diri, bakal mendapat saingan dari Presiden AFC, Mohamed Bin Hammam. Selain Hammam, persaingan juga datang dari wartawan Amerika Serikat, George Wahl.

Wahl sendiri menyatakan maju sebagai kandidat Presiden FIFA, sebagai bentuk protes atas ketidakpuasaannya dengan kepemimpinan Blatter yang telah bertahan selama 13 tahun. Wahl sendiri saat ini tengah berupaya memenuhi segala persyaratan sebelum deadline, pada 1 April mendatang.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini