Share

Arema Serba Tak Menguntungkan

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Sabtu 19 Februari 2011 03:18 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 19 50 426386 RiCCO2m0df.jpg Foot: Pelatih Arema Miroslav Janu saat memberikan instruksi di sela-sela sesi latihan/Koran SI

MALANG - Arema FC sedikit beruntung menjelang pertandingan Liga Champion Asia (LCA) awal Maret mendatang. Sebab kompetisi domestik atau Indonesia Super League (ISL) sedang memasuki jeda seusai putaran pertama.

Praktis, konsentrasi Singo Edan bisa sepenuhnya tercurah di pertandingan kontra Cerezo Osaka. Kendati mendapat kesempatan ‘bernafas’, Roman Chmelo dan kawan-kawan tetap dalam kondisi kurang menguntungkan. Di sejumlah faktor, Arema bisa dibilang ‘kalah’ sebelum bertanding.

Faktor pertama adalah cuaca. Arema harus bertarung dengan suhu sangat rendah di Osaka, Jepang, yang bisa mencapai 1 derajat Celcius. Walaupun Kota Malang bercuaca dingin, namun tak sebanding dengan dinginnya di lokasi pertandingan. Pelatih Miroslav Janu berupaya mengantisipasi ancaman cuaca.

Tapi antisipasi yang dilakukan tergolong apa adanya, yakni menggelar latihan atau uji coba malam hari. Faktor kedua adalah susahnya mencari lawan uji coba untuk mengatur keseimbangan performa tim. Hingga kini Miro masih terus berupaya mencari lawan sepadan untuk timnya.

Selepas putaran pertama ISL hingga laga di Osaka, seharusnya minimal Arema harus melakoni dua uji coba. Sayangnya sejumlah tim tidak bisa diajak sebagai sparring partner. “Susah mencari lawan, padahal kita sangat membutuhkannya sebelum berangkat ke Jepang,” kata Miro kemarin.

Faktor lain, seperti yang pernah diulas, yakni buramnya kekuatan lawan. Miro kesulitan mendapatkan akses demi melihat rekaman laga Cerezo. Terpaksa, manajemen hanya memanfaatkan kilasan pertandingan atau highlight dari You Tube pertandingan Cerezo musim lalu.

Faktor-faktor tersebut sebenarnya bukan hal baru dan sangat disadari Miro yang pernah mengawal Arema di LCA pada 2007 silam. Oleh karena itu dirinya menilai pertandingan bakal berlangsung sulit dan tak hanya disebabkan bagusnya kualitas calon lawan.

Terkait teknis sendiri tidak ada persiapan khusus, baik materti pemain maupun formasi yang dipakai. Yang pasti, Miro tidak akan menurunkan strategi terlalu terbuka di laga perdana. Selain karena laga tandang, perbedaan kualitas bisa bisa memperburuk keadaan jika memaksa bermain terbuka.

Sementara, di sisi lain, manajemen Arema FC berupaya mendongkrak motivasi pemain sebelum bertolak ke Negeri Sakura. Gaji pemain yang dua bulan terakhir belum terbayar, rencananya akan ditransfer sebelum keberangkatan ke Osaka nanti.

Asisten Manajer Arema FC Abriadi Muhara mengungkapkan, manajemen tengah berupaya memenuhi hak pemain dalam bulan ini. Paling lambat, targetnya, gaji pemain sudah diberikan sebelum bertarung di LCA. Sejumlah pemain juga sempat bertanya-tanya soal keterlembatan gaji.

“Rencana awal memang paling lambat akhir bulan ini gaji dibayar. Intinya sebelum berangkat ke Jepang,” cetus Abriadi. Pembayaran gaji tersebut diharapkan bisa menambah daya juang pemain di pertandingan level tertinggi klub-klub papan atas Asia tersebut.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini