nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Pelanggaran Neville Seharusnya Berbuah Penalti"

Defanie Arianti, Jurnalis · Minggu 02 Januari 2011 03:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 01 02 45 409480 PCUKCpVuWY.jpg Roberto Di Matteo / Foto: Daylife

WEST BROMWICH - Arsitek West Bromwich Albion, Roberto Di Matteo, hanya bisa menyesalkan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti, menyusul pelanggaran bek Manchester United Gary Neville terhadap anak asuhnya, Sabtu (1/1/2011).

 

The Baggies -julukan West Brom- dipaksa mengakui keunggulan United 2-1 di hadapan pendukungnya sendiri pada laga pertama 2011. Kendati gol balasan James Morrison sempat mematahkan keunggulan Red Devils (Wayne Rooney, 3'), West Brom akhirnya harus menyerah setelah Javier ‘Chicharito’ Hernandez memastikan kemenangan tim tamu.

 

Di Matteo pun melontarkan kekecewaannya dengan 'menyerang' wasit Chris Foy, yang tidak memberikan penalti terhadap pelanggaran Neville terhadap Graham Dorrans di kotak terlarang. Mantan punggawa Chelsea dan Lazio yakin, penalti tersebut mampu mengubah jalannya pertandingan.

 

"Jujur saja, di mata semua orang, (pelanggaran itu) jelas-jelas berbuah penalti. Penalti itu bisa mengubah pertandingan," keluh Di Matteo seperti dilansir Goal, Minggu (2/1/2011).

 

"Saya berbicara dengan ofisial keempat saat laga masih berlangsung, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa. Situasi ini pun tidak akan berubah sekarang," tambahnya.

 

"(Kejadian itu) sangat jelas. Tidak mungkin wasti tidak melihatnya, pelanggaran itu jelas terlihat. Neville menyentuh bola dan pemain saya terjatuh di depan kiper (Tomasz Kuszczak)," pungkas Di Matteo.

 

West Brom sebenarnya sempat mendapat peluang kedua, ketika Foy menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Rio Ferdinand terhadap Jerome Thomas. Namun, Peter Odemwingie yang ditunjuk sebagai algojo gagal memaksimalkan peluang.

(van)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini