"Kecewa Sih, Tapi Timnas Sudah OK"

Fitra Iskandar, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2010 01:40 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 30 51 408518 cj6QWiD9ZL.jpg Sejumlah suporter Timnas Indonesia berfoto bersama pasukan Barakkuda / Foto: Fitra Iskandar (okezone)

JAKARTA - Meski Timnas Indonesia gagal meraih trofi AFF Suzuki Cup 2010, sebagian besar suporter ternyata tidak lantas mengecam Firman Utina dkk apalagi sampai melakukan aksi yang berujung anarkistis. Suporter Garuda umumnya merasa puas dengan penampilan Tim Merah-Putih.

Perjuangan pasukan Alfred Riedl mendapat acungan jempol para pendukung. Mereka merasa bangga dengan para pemain karena sudah menunjukkan semangat juang tinggi selama 90 menit.

"Kecewa sih kecewa, tapi saya puas melihat penampilan pemain. Mereka sudah berjuang keras selama pertandingan," ujar Agung, salah satu suporter yang sempat berbincang dengan okezone, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Salah satu pemain yang menurutnya tampil sangat baik adalah M Nasuha karena sering merepotkan barisan pertahanan Malaysia. "Nasuha salah satu pemain yang tampil bagus," komentar warga Bekasi ini.

Sikap besar hati puluhan ribu suporter juga terlihat sejak Indonesia tertinggal 0-1. Para pendukung Merah-Putih tetap menyemangati para pemain dengan bernyanyi dan meneriakkan yel-yel.

Begitu pun saat wasit meniup pluit panjang. Fakta bahwa Indonesia gagal menjadi juara karena kalah agregat 4-2 (0-3,2-1) di final, tidak menyurutkan suporter memberikan dukungan. Suporter memberikan aplause kepada para pemain dan masih meneriakkan yel-yel "Indonesia-Indonesia".

Suasana damai pun terlihat di luar stadion. Tidak terlihat guratan kekecewaan di wajah para suporter apalagi mengumbar kecaman dan melakukan tindakan pengerusakan, seperti yang biasanya terjadi ketika Timnas Indonesia kalah.

Kondisi ini membuat 9.000 petugas keamanan yang dikerahkan di sekitar area SUGBK tidak perlu bekerja keras. Kehadiran mereka justru menjadi hiburan tersendiri bagi suporter karena bisa dijadikan latar belakang untuk berfoto.

Seperti di Pintu II, di mana sekira tiga Barakkuda diparkir. Banyak para suporter yang meminta aparat bersenjata lengkap untuk berfoto bersama dengan latar belakang Barakkuda.

"Kecewa sih kecewa, tapi OK lah, pemain sudah berjuang keras kok," kata Agung lagi.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini