Malaysia Tim Muda Tanpa Naturalisasi

Azwar Ferdian, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2010 23:34 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 29 51 408499 VTIpJ6Paf0.jpg F: Selebrasi pemain Malaysia (daylife)

JAKARTA – Acungan jempol dan pujian pantas diberikan kepada Timnas Malaysia yang sukses menjadi juara di AFF Cup 2010. Terseok di babak penyisihan, Harimau Malaya mampu bangkit dan menjadi yang terbaik.
 

Malaysia harus menelan kekalahan 5-1 dari Indonesia, di laga perdana Grup A. Selanjutnya, Malaysia bermain 0-0 melawan Thailand dan menang 5-1 melawan Laos. Malaysia mendampingi Indonesia sebagai runner-up Grup A.

 

Di semifinal, skuad asuhan Rajagopal Krishnasamy ini menyingkirkan juara bertahan Vietnam. Malaysia menang 2-0 di leg pertama dan menahan 0-0 di leg kedua.

 

Indonesia menjadi lawan terakhir Malaysia. Dengan penuh kejutan, Malaysia menang 3-0 di leg pertama. Kendati kalah 1-2 di leg kedua, Malaysia masih menang agregat 4-2. Dan untuk kali pertamanya Malaysia mengangkat trofi juara.

 

Kekuatan Malaysia terletak pada perpaduan tenaga muda yang diracik dengan apik oleh Rajagopal. Tercatat hanya satu pemain Malaysia yang berusia 29 tahun, yakni Amri Yahya. Sisanya, dibawah 26 tahun, dan semuanya putra asli Malaysia.

 

Kiper Khairul Fahmi yang bermain apik di bawah mistar gawang, baru berusia 21 tahun. Deretan pemain belakang, hanya Razman Roslan yang berusia 26 tahun. Sisanya, kisaran 19 sampai 23 tahun.

 

Di sektor gelandang, Amri Yahya adalah pemain paling senior. Kapten Safiq Rahim masih berusia 23 tahun. Dan di lini depan, Safee Sali menjadi pemain paling tua dengan usia 26 tahun. Norshahrul Idlan Talaha (24) dan Mohd Ashaari Shamsuddin (25).

 

Pemain muda penuh talenta ini menjadi senjata andalan Rajagopal. Semangat dan spirit dipadukan dengan skill yang mumpuni, kini sudah mendapat ganjaran yang setimpal, yakni trofi AFF Cup 2010, yang melengkapi medali emas SEA Games 2009.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini