MADRID - Kasus kartu merah yang mengganjar duo pilar Real Madrid, Xabi Alonso dan Sergio Ramos, berbuntut panjang. Kendati dihadang sanksi UEFA, Ramos mengaku tak gentar menghadapinya.
Ramos dan Alonso harus meninggalkan lapangan, setelah menerima kartu kuning kedua di penghujung laga melawan Ajax Amsterdam, pada leg kedua penyisihan Grup G Liga Champions di Amsterdam Arena, Kamis (25/11/2010) dini hari.
Awalnya, kejadian ini disinyalir sebagai taktik Jose Mourinho. Sang pelatih diduga sengaja melakukannya, agar Alonso dan Ramos hanya absen di laga pemungkas penyisihan grup melawan Auxerre (9/12/2010), dan bisa merumput kembali saat babak 16 besar mulai bergulir.
Namun, tayangan ulang mengindikasikan Mourinho memberi instruksi pada penjaga gawang kedua Jerzy Dudek di bangku cadangan, sambil menutup mulut dengan tangannya. Kemudian, Dudek melanjutkan perintah pada sang kapten, Iker Casillas, sebelum Ramos diusir wasit.
Atas kasus ini, UEFA akan menindaklanjuti dengan melakukan investigasi. Hukuman pun kini menghadang The Special One dan anak-anak didiknya. Meski demikian, Ramos tidak merasa takut.
“Tidak perlu lagi membicarakan hal ini. Kami sudah melupakannya,” ketus Ramos, melalui situs resmi Madrid.
“Saya tidak takut sanksi apapun karena saya yakin tidak melakukan tindakan yang ilegal,” tegasnya, seperti dilansir Reuters, Jumat (26/11/2010).
(Muhayati Faridatun)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.