Protes Lampard, Drogba Menyesal

Defanie Arianti, Jurnalis · Senin 10 Mei 2010 03:45 WIB
https: img.okezone.com content 2010 05 10 45 330922 UXYatDiDmu.jpg Frank Lampard & Didier Drogba / Foto: Reuters

LONDON - Kemenangan besar Chelsea atas Wigan Athletic sempat terusik oleh 'keributan' kecil Didier Drogba dengan Frank Lampard. Apa yang terjadi?

 

Sebelum melakoni laga kontra Wigan Athletic pada laga pamungkas musim ini, Drogba masih bersaing memperebutkan gelar topskor dengan bintang Manchester United, Wayne Rooney. Keduanya sama-sama menorehkan 26 gol.

 

Bertekad menyabet Sepatu Emas, Drogba pun berupaya memaksimalkan setiap peluang yang hadir di depan mata. Tak ayal, dia sempat kesal ketika Lampard mengambil alih eksekusi penalti yang membawa Chelsea unggul 2-0 pada menit 32.

 

Drogba bahkan memprotes bintang internasional Inggris dan menuai cibiran sejumlah media, termasuk mantan gelandang Inggris, Jamie Redknapp, pada siaran langsung Sky Sports. Redknapp yang menjadi salah satu komentator pada siaran langsung itu melabeli Drogba sebagai "Bayi Besar".

 

Sadar dengan kesalahannya, Drogba akhirnya mengungkapkan penyesalan. "Ya, saya mengerti (telah berbuat salah). Tapi, pada saat yang sama, saya kecewa karena ingin mencetak gol," jelas Drogba kepada Sky Sports, Senin (10/5/2010).

 

"Saya tidak senang dengan situasi itu. Tapi, kemudian, saya sadar bahwa saya telah melakukan kesalahan besar dan menyadari kebenaran kata-kata Frank," imbuhnya.

 

Drogba akhirnya berhasil merengkuh Sepatu Emas setelah mencetak hattrick di babak kedua dan mencatat torehan 29 gol. Prestasi itu turut menyempurnakan kegembiraan Drogba yang juga mengangkat trofi Premier League bersama skuad asuhan Carlo Ancelotti.

 

"Saya sangat bangga dengan hasil ini, karena kami telah memimpikannya sejak tiga tahun belakangan. Ini sangat fantastis, prestasi ini untuk seluruh fans kami. Semua orang bahagia. Selain itu, sangat menakjubkan bisa meraih Sepatu Emas setelah absen hingga satu bulan pada pertengahan musim," cetusnya gembira.

 

Sementara, Lampard, yang menorehkan 27 gol dan 17 assist musim ini, enggan mempermasalahkan tingkah laku Drogba. "Itu bukan apa-apa. Semua dikarenakan dia begitu haus mencetak gol. Tapi, saya kerap mengeksekusi penalti sepanjang musim dan saya ingin mencetak gol untuk memberikan keunggulan 2-0," jelas Lampard.

(van)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini