MUNICH - Bayern Munich menyatakan tidak puas dengan keputusan UEFA yang menghukum winger andalannya, Franck Ribery dengan larangan tampil di tiga laga Liga Champions. Mereka pun siap mengajukan banding untuk mendapatkan diskon hukuman.
Diketahui, Ribery harus menerima sanksi UEFA lantaran mendapat kartu merah langsung saat Bayern menang 1-0 atas Olympique Lyon pada leg pertama semifinal di Allianz Arena, pekan lalu. Ribery menerima kartu merah langsung karena dituding ingin mencederai striker Lyon, Lisandro Lopez dengan melakukan tekel keras.
Dengan demikian, winger Timnas Prancis ini pun dipastikan harus absen saat timnya tampil pada laga final di Santiago Bernabeu (22/5/2010). Namun, pihak Bayern tampaknya tak rela bila salah satu bintang andalannya tersebut hanya menjadi penonton di partai puncak tersebut. Kubu FC Hollywood siap mengajukan banding.
“Menanggapi keputusan UEFA yang menyatakan Ribery bersalah karena melakukan serangan, pihak Bayern tak bisa menerima keputusan tersebut dan berpendapat bahwa Ribery tidak sepenuhnya bersalah,” bunyi pernyataan kubu Bayern melalui situs resmi klub, Kamis (29/4/2010).
“Tuduhan Ribery melakukan penyerangan tidak bisa kami terima dalam kasus ini. Tindakan Ribery jelas tidak bermaksud mencederai lawannya. Toh, Lisandro Lopez mampu melanjutkan pertandingan tanpa mengalami cedera,” tambahnya.
“FC Bayern dan Franck Ribery tak bisa menerima putusan ini dan akan mengajukan banding, menggunakan segala cara legal untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tutup pernyataan kubu Bayern.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.