nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Statuta FIFA, Nurdin Punya Kartu Truf

Azwar Ferdian, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2010 09:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 03 31 51 317878

MALANG - Statuta FIFA pasal 35 yang sempat mendera Nurdin Halid ternyata tidak menjadi sebuah peluru tajam yang bisa dilepaskan di Kongres Sepakbola Nasional 2010. Ketua Umum PSSI ini menjelaskan jika Statuta FIFA tersebut berbeda dengan Statuta PSSI yang sudah disahkan dalam Munaslub dan ditandatangani oleh FIFA.

 

Masalah kriminal sempat mendera Nurdin Halid, dalam standar statuta FIFA Pasal 35 butir 4 tertulis, “They..., must not have been previously found guilty of a criminal offense...." Makna dari kalimat tersebut adalah siapa pun yang pernah terlibat tindak pidana kriminal tidak diperbolehkan menjadi Ketua Umum PSSI dan anggota Komite Eksekutif PSSI.

 

Namun, pada draf Statuta PSSI yang baru Pasal 35 butir 4 dalam versi bahasa Inggris kata "have been previously" ternyata dihapus dan akhirnya tertulis "... must not found guilty of a criminal offense..." dan diartikan dalam statuta berbahasa Indonesia dengan "... harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres...".

 

Kalimat ini yang sempat dipermasalahkan oleh Ketua KONI Rita Subowo dalam paparan makalahnya. Rita meminta kejujuran dari PSSI dan Nurdin Halid agar mempunyai sikap moral tinggi dan fair dalam melihat suatu masalah.

Nurdin sendiri langsung menjawab kritik dari Rita Subowo. Menurutnya, Statuta PSSI bukanlah penipuan seperti yang dinyatakan Rita atau mantan pemain Timnas Indonesia Sarman Panggabean. PSSI sudah menggelar Munsalub dan soal statuta disahkan dalam Munaslub dan dinyatakan sah juga oleh FIFA dan AFC.

 

Rita Subowo sendiri yang ditemui seusai sidang, hanya berkomentar singkat mengenai jawaban dari Nurdin tentang masalah statuta FIFA dan PSSI. “Semua itu kan hak dia dan saya bisa menerima. Permasalahan kini menjadi jelas. Ini semakin ramai dan seru,” jelas Rita.

 

Rita sendiri menyangkal jika KONI terkesan cuek dengan permasalahan di PSSI ini. Menurutnya, beberapa kali KONI sudah berinisiatif mengadakan pertemuan dengan PSSI dan Nurdin Halid, tapi yang bersangkutan tidak pernah hadir.

 

“Tidak benar jika KONI baru mengangkat masalah ini sekarang. Kami sudah sering memanggil Nurdin, tapi dia tidak pernah hadir,” tegas Rita.

(far)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini