ROMA - Playmaker AC Milan Ricardo Kaka mengaku sedikit kecewa dengan hasil 2-2 yang diraih timnya atas AS Roma pada laga big match Serie A di Stadion Olimpico, dinihari tadi. Menurutnya, Milan bisa saja memenangkan pertandingan jika para pemain Milan sedikit berkorban.
Dalam laga tersebut, Milan memang sempat tertinggal oleh gol Mirko Vucinic di babak pertama. Namun di babak kedua Rossoneri berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat dua gol yang dicetak Alexandre Pato. Namun, kemenangan Milan yang sudah di depan mata harus sirna setelah Vucinic kembali membobol gawang Christian Abbiati dan memaksa pertandingan berakhir imbang.
Menanggapi hasil ini, tentu Kaka merasa sedikit kecewa," Laga melawan Roma merupakan pertandingan yang hebat. Namun sayang, kami hanya bermain imbang meski sebenarnya kami bisa memenangkan pertandingan tersebut," papar Kaka seperti disitat AP, Senin (12/1/2009).
"Kami bermain sangat baik, terutama di babak kedua. Sayang, kami gagal mempertahankan keunggulan 2-1 yang telah susah payah kami raih," tambahnya.
"Kami akan menjadi tim yang hebat, jika semua pemain mau berkorban untuk tim. Saya rasa, kami masih bisa meladeni permainan Roma meski dengan formasi ofensif. Namun, kami semua berkorban dengan membantu pertahanan dan membuat Roma leluasa menekan kami hingga bisa menyamakan kedudukan," imbuh playmaker 26 tahun tersebut.
Dengan hasil ini, Milan memang masih bertengger di posisi tiga klasemen dengan koleksi 34 poin. Namun, Rossoneri dipastikan harus bekerja keras jika ingin tampil sebagai kampiun scudetto musim ini. Pasalnya, klub asuhan Carlo Ancelotti tersebut terpaut lima poin dari Juventus (39) di posisi dua, serta sembilan poin dari pemuncak klasemen sementara Inter Milan yang mengoleksi 43 poin.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari