Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vietnam Cetak Sejarah di AFF

Defanie Arianti , Jurnalis-Minggu, 28 Desember 2008 |21:24 WIB
Vietnam Cetak Sejarah di AFF
Foto: AP
A
A
A

HANOI - Vietnam mencetak sejarah baru di perhelatan Piala AFF. Tim besutan Henrique Calisto merebut gelar juara untuk pertama kalinya usai menahan Thailand 1-1 (agregat kemenangan 3-2).

Sebagai tuan rumah, Vietnam membangun serangan cepat sejak awal pertandingan. Le Tan Tai dkk seolah tak pernah lelah mengejar bola dan mencoba melakukan penetrasi ke kotak penalti Thailand.

Permainan agresif Vietnam beberapa kali membuat Tim Gajah Putih kewalahan. Namun, tak jarang serangan yang dilakoni Vietnam sedikit membahayakan klub asuhan Peter Reid. Surat Sukha dan kapten sempat terkapar di lapangan akibat kontak fisik dengan para punggawa Vietnam.

Meski Vietnam tampil cukup dominan di awal pertandingan, namun ternyata Thailand lebih dulu menciptakan keunggulan di menit ke-20. Terasil Dangda kembali menjadi pahlawan Thailand. Berawal dari tendangan bebas yang di eksekusi oleh Sutee Suksomkit, Dangda kemudian menanduk bola melewati kiper Son Dong Hong.

Tertinggal satu gol, para pemain Vietnam semakin panas. Serangan demi serangan dilakoni. Sayang, meski beberapa kali sempat membahayakan gawang yang dikawal oleh Kosin Hathairattanakoo, tapi Vietnam tak berhasil menempatkan bola dengan tepat.

Thailand memiliki kesempatan menambah pundi-pundi gol di menit ke-43 melalui tendangan bebas yang kembali diambil oleh Sutee. Namun, lini belakang Vietnam berhasil menghalau bola dengan baik.

Kesempatan terbesar Vietnam datang satu menit kemudian ketika Le Tan Tai memberikan umpan cantik kepada Huynh Quang Thanh. Sayang, tendangan Huynh masih terlalu melebar. Alhasil, skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, aura persaingan semakin panas. Sempat terjadi keributan kecil antara kedua tim di menit ke-56 sehingga mengakibatkan wasit mengganjar kartu kuning kepada Surat Sukha.

Pelatih Thailand Peter Reid menarik Teerathep Winothai tiga menit kemudian untuk memasukkan sang super-sub Ronnachai Rangsiyo. Keputusan Reid bisa dibilang cukup tepat, karena Rangsiyo nyaris membuat Thailand kembali membobol gawang Son di menit ke-70. Beruntung Vietnam memiliki pemain bertahan yang sigap, sehingga serangan Rangsiyo mampu digagalkan.

Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak kedua. Namun, baik Thailand maupun Vietnam belum berhasil menjaringkan gol.

Pertandingan nyaris berakhir dengan perpanjangan waktu ketika Thailand terus memimpin 1-0 hingga menit ke-90. Namun, kubu Vietnam akhirnya bersorak ketika Le Cong Vinh menandukkan bola ke dalam gawang Thailand setelah menerima tendangan bebas Nguyen Minh Phuong, di menit terakhir injury time.

Stadion My Dinh pun bergemuruh. Sejarah baru telah tercipta. Vietnam merebut juara Piala AFF 2008 dengan agregat kemenangan 3-2, setelah pada leg pertama menang 2-1 atas Thailand.

Sejarah Pemenang Piala AFF

Thailand (19996, 2000, 2002)
Singapura (1998, 2004, 2007)
Vietnam (2008)

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement