Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maradona Dukung Bolivia Lawan FIFA

Toto Pribadi , Jurnalis-Senin, 17 Maret 2008 |20:14 WIB
Maradona Dukung Bolivia Lawan FIFA
A
A
A

LA PAZ - Pesepakbola terbesar Argentina, Diego Armando Maradona percaya larangan FIFA terhadap Bolivia untuk menggelar pertandingan di negara dataran tinggi itu sebagai tindakan yang tidak masuk akal.

Mantan bintang Napoli ini memang secara khusus datang ke Bolivia untuk menghadiri pertandingan amal yang diadakan presiden Bolivia Evo Morales di pegunungan ibukota La Paz, Senin (17/3/2008).

"Hal itu sangat tidak masuk akal dimana mereka terlihat ingin menutup peluang Bolivia menggelar pertandingan di tanah mereka sendiri," ujar Maradona saat konferensi pers di istana presiden di La Paz.

"Tuhan telah memberikan setiap dari kita tempat dan kita harus menghormati itu," tambah pencetak gol tangan Tuhan itu seperti yang dilansir Associated Press.

Dalam sebuah pertemuan di Zurich, Jumat (14/3/2008) lalu, badan resmi sepak bola dunia itu memang telah mengesyahkan aturan baru FIFA yang dianggap akan mengancam sepak bola Bolivia.

Aturan FIFA itu yakni, mengharuskan setiap pemain menyesuaikan diri selama satu pekan sebelum digelarnya pertandingan Internasional di ketinggian di bawah 2.750 meter. Sedangkan untuk lapangan yang terletak di ketinggian di atas 3,000 meter maka penyesuaian harus dilakukan selama dua pekan.

FIFA beralasan penyelenggaraan sepak bola di dataran tinggi atau pegunungan dianggap sangat membahayakan keselamatan pemain karena minimnya udara. FIFA sendiri juga mengesyahkan larangan penyelenggaraan sepak bola di ketinggian 6000 meter.

Morales yang diketahui juga sangat gila bola ini memimpin sebuah kampanye untuk melawan larangan FIFA itu. Sang presiden menggelar protes itu dalam bentuk sebuah pertandingan di Hernando Siles Stadion di La Paz, Senin (18/3/2008) waktu setempat. Stadion itu sendiri mempunyai ketinggian sekitar 3,600 meter di atas permukaan laut.

Maradona sendiri akan hadir memimpin mantan bintang Argentina, sedangkan Morales akan menjadi penyerang veteran Bolivia dalam pertandingan tersebut. Maradona sendiir sangat berharap laga protes ini dapat membantu Bolivia dari perlakuan diskriminatif tersebut.

Bahkan Maradona dengan lantang mengatakan Presiden FIFA, Josep Blatter, tidak pernah menjadi pemain sepak bola. Dan hal itu yang menurut Maradona menjadi alasan Batler membuat aturan yang tidak realistis.

 

(Hendra Mujiraharja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement