<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klarifikasi Persija Jakarta soal Isu Tunggakan Gaji Pemain</title><description>Respons Tegas Persija Jakarta: Klarifikasi Isu Tunggakan Gaji dan Komitmen Klub&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/11/08/49/3252716/klarifikasi-persija-jakarta-soal-isu-tunggakan-gaji-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/11/08/49/3252716/klarifikasi-persija-jakarta-soal-isu-tunggakan-gaji-pemain"/><item><title>Klarifikasi Persija Jakarta soal Isu Tunggakan Gaji Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/11/08/49/3252716/klarifikasi-persija-jakarta-soal-isu-tunggakan-gaji-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/11/08/49/3252716/klarifikasi-persija-jakarta-soal-isu-tunggakan-gaji-pemain</guid><pubDate>Minggu 08 November 2026 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/07/49/3252716/persija_jakarta-R8vI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persija Jakarta di Super League 2026-2027. (Foto: Instagram/persija)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/07/49/3252716/persija_jakarta-R8vI_large.jpg</image><title>Persija Jakarta di Super League 2026-2027. (Foto: Instagram/persija)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Manajemen Persija Jakarta akhirnya angkat bicara merespons laporan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang sempat mencatatkan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut ke dalam daftar klub yang memiliki tanggungan pembayaran kepada pemain.&#13;
&#13;
Berdasarkan rilis resmi APPI per Jumat 6 November 2026, Persija bersama PSM Makassar serta sejumlah klub dari kasta di bawahnya masuk dalam laporan yang menghimpun data tunggakan dari total tujuh klub dengan melibatkan 114 pemain serta nilai mencapai hampir Rp5 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Jawaban Persija&#13;
&#13;
Menanggapi laporan tersebut, pihak klub di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong langsung memberikan klarifikasi tegas dan menyatakan bahwa pemenuhan hak-hak pemain selalu diletakkan sebagai prioritas utama dalam manajemen klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija senantiasa menempatkan pemenuhan hak pemain sebagai salah satu prioritas utama dalam pengelolaan klub. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari tanggung jawab manajemen dalam membangun lingkungan sepak bola profesional yang sehat,&amp;quot; tulis pernyataan resmi klub, dikutip Minggu (9/11/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta vs Arema FC. (Foto: Instagram/persija)&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, manajemen memastikan bahwa seluruh persoalan administrasi yang tercatat dalam rilis tersebut telah langsung dibereskan pada tanggal yang sama, yakni 6 November 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkaitan dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) tertanggal 6 November 2026, Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija,&amp;quot; tambah keterangan klub.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Penegasan Bukan Tunggakan Gaji Pemain&#13;
&#13;
Tim kebanggaan The Jakmania itu juga memberikan penjelasan mendetail untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar di publik ihwal bentuk kewajiban finansial yang dimaksud dalam laporan APPI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain,&amp;quot; jelas manajemen klub.&#13;
&#13;
&#13;
Susunan pemain PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Super League 2026-2027 (Foto: Persija Jakarta)&#13;
&#13;
&#13;
Kendati memberikan klarifikasi dan meluruskan duduk perkara yang sebenarnya, manajemen Macan Kemayoran tetap menyampaikan apresiasi terbuka terhadap fungsi pengawasan yang dijalankan oleh lembaga pemain profesional tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub dalam setiap aspek pengelolaannya,&amp;quot; tutup keterangan itu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Manajemen Persija Jakarta akhirnya angkat bicara merespons laporan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang sempat mencatatkan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut ke dalam daftar klub yang memiliki tanggungan pembayaran kepada pemain.&#13;
&#13;
Berdasarkan rilis resmi APPI per Jumat 6 November 2026, Persija bersama PSM Makassar serta sejumlah klub dari kasta di bawahnya masuk dalam laporan yang menghimpun data tunggakan dari total tujuh klub dengan melibatkan 114 pemain serta nilai mencapai hampir Rp5 miliar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Jawaban Persija&#13;
&#13;
Menanggapi laporan tersebut, pihak klub di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong langsung memberikan klarifikasi tegas dan menyatakan bahwa pemenuhan hak-hak pemain selalu diletakkan sebagai prioritas utama dalam manajemen klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija senantiasa menempatkan pemenuhan hak pemain sebagai salah satu prioritas utama dalam pengelolaan klub. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari tanggung jawab manajemen dalam membangun lingkungan sepak bola profesional yang sehat,&amp;quot; tulis pernyataan resmi klub, dikutip Minggu (9/11/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta vs Arema FC. (Foto: Instagram/persija)&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, manajemen memastikan bahwa seluruh persoalan administrasi yang tercatat dalam rilis tersebut telah langsung dibereskan pada tanggal yang sama, yakni 6 November 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkaitan dengan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) tertanggal 6 November 2026, Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija,&amp;quot; tambah keterangan klub.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Penegasan Bukan Tunggakan Gaji Pemain&#13;
&#13;
Tim kebanggaan The Jakmania itu juga memberikan penjelasan mendetail untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar di publik ihwal bentuk kewajiban finansial yang dimaksud dalam laporan APPI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain,&amp;quot; jelas manajemen klub.&#13;
&#13;
&#13;
Susunan pemain PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Super League 2026-2027 (Foto: Persija Jakarta)&#13;
&#13;
&#13;
Kendati memberikan klarifikasi dan meluruskan duduk perkara yang sebenarnya, manajemen Macan Kemayoran tetap menyampaikan apresiasi terbuka terhadap fungsi pengawasan yang dijalankan oleh lembaga pemain profesional tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub dalam setiap aspek pengelolaannya,&amp;quot; tutup keterangan itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
