<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Jadi Dipecat, Michael Carrick Tetap Dampingi Manchester United saat Bersua Chelsea</title><description>Michael Carrick Dipastikan Tetap Dampingi Manchester United Saat Bersua Chelsea&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/30/45/3251043/tak-jadi-dipecat-michael-carrick-tetap-dampingi-manchester-united-saat-bersua-chelsea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/30/45/3251043/tak-jadi-dipecat-michael-carrick-tetap-dampingi-manchester-united-saat-bersua-chelsea"/><item><title>Tak Jadi Dipecat, Michael Carrick Tetap Dampingi Manchester United saat Bersua Chelsea</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/30/45/3251043/tak-jadi-dipecat-michael-carrick-tetap-dampingi-manchester-united-saat-bersua-chelsea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/30/45/3251043/tak-jadi-dipecat-michael-carrick-tetap-dampingi-manchester-united-saat-bersua-chelsea</guid><pubDate>Jum'at 30 Oktober 2026 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/30/45/3251043/michael_carrick-KZHu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (Foto: Instagram/manutd)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/30/45/3251043/michael_carrick-KZHu_large.jpg</image><title>Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (Foto: Instagram/manutd)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Manajemen Manchester United dipastikan tetap mempertahankan Michael Carrick di kursi pelatih menjelang laga krusial Liga Inggris 2026-2027 kontra Chelsea akhir pekan ini, Sabtu 31 Oktober 2026. Keputusan tersebut diambil di tengah tekanan berat akibat tren buruk Setan Merah belakangan ini.&#13;
&#13;
Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri akhir pekan lalu kian memperburuk catatan mereka, yang baru mengemas dua kemenangan dari 12 laga musim ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Manuver Manajemen&#13;
&#13;
Kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth sempat memicu spekulasi kuat bahwa Carrick akan segera dipecat dari jabatannya. Momen emosional saat juru taktik berusia 45 tahun itu melambaikan tangan ke arah tribun Stretford End usai laga kontra Bournemouth bahkan sempat dianggap sebagai sinyal perpisahan.&#13;
&#13;
Jajaran direksi Manchester United sempat menggelar rapat darurat selama dua hari berturut-turut pada Senin dan Selasa untuk membahas nasib sang manajer. Namun, konsorsium INEOS akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil langkah drastis secara terburu-buru dan tetap memberikan kesempatan kepada Carrick untuk membenahi performa tim.&#13;
&#13;
&#13;
Michael Carrick&#13;
&#13;
&#13;
Laporan internal mengindikasikan bahwa manajemen sebenarnya telah menyusun rencana dengan mempertimbangkan nama-nama seperti Fabian Hurzeler, Eddie Howe, dan Julian Nagelsmann. Kendati demikian, sejumlah kendala mencuat, Hurzeler menolak mengambil alih tim di pertengahan musim, Howe membutuhkan biaya kompensasi sekira 3 juta poundsterling, sementara kapasitas Nagelsmann masih diragukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua elemen di dalam klub saat ini berfokus penuh untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan tersebut dan menunjukkan kebangkitan di atas lapangan,&amp;quot; ungkap sumber internal terkait situasi terkini di Carrington, dikutip dari Give Me Sport, Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ujian Berat Menanti&#13;
&#13;
Meski masih diberi kepercayaan memimpin latihan tim di Carrington menjelang lawatan ke Stamford Bridge pada Sabtu sore, posisi Carrick jelas berada di ujung tanduk. Dukungan kuat yang terus mengalir dari para suporter disinyalir menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi keputusan jajaran direksi untuk mempertahankannya.&#13;
&#13;
Carrick sendiri telah mencoba berbagai eksperimen taktis demi memutus tren negatif, termasuk mengambil keputusan berani dengan mencadangkan sang kapten, Bruno Fernandes, pada pertandingan terakhir. Kendati demikian, ia menyadari bahwa tenggat waktunya untuk memberikan bukti nyata sudah sangat terbatas.&#13;
&#13;
&#13;
Como 1907 vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027 (Foto: X/@ManUtd)&#13;
&#13;
&#13;
Jadwal berat kini telah menanti Setan Merah, dimulai dengan laga tandang melawan Chelsea, disusul pertarungan versus Roma di ajang Liga Champions, serta duel kontra Aston Villa sebelum jeda internasional. Setelah jeda tersebut, ujian berat lainnya telah menanti saat mereka harus melawat ke markas Liverpool di Anfield.&#13;
&#13;
Apabila deretan hasil buruk kembali terulang pada rangkaian laga krusial tersebut, manajemen dipastikan akan mengevaluasi ulang posisi sang pelatih. Namun untuk saat ini, Carrick masih memiliki kesempatan untuk mengembalikan performa dan kejayaan tim seperti musim lalu.&#13;
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Manajemen Manchester United dipastikan tetap mempertahankan Michael Carrick di kursi pelatih menjelang laga krusial Liga Inggris 2026-2027 kontra Chelsea akhir pekan ini, Sabtu 31 Oktober 2026. Keputusan tersebut diambil di tengah tekanan berat akibat tren buruk Setan Merah belakangan ini.&#13;
&#13;
Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri akhir pekan lalu kian memperburuk catatan mereka, yang baru mengemas dua kemenangan dari 12 laga musim ini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Manuver Manajemen&#13;
&#13;
Kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth sempat memicu spekulasi kuat bahwa Carrick akan segera dipecat dari jabatannya. Momen emosional saat juru taktik berusia 45 tahun itu melambaikan tangan ke arah tribun Stretford End usai laga kontra Bournemouth bahkan sempat dianggap sebagai sinyal perpisahan.&#13;
&#13;
Jajaran direksi Manchester United sempat menggelar rapat darurat selama dua hari berturut-turut pada Senin dan Selasa untuk membahas nasib sang manajer. Namun, konsorsium INEOS akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil langkah drastis secara terburu-buru dan tetap memberikan kesempatan kepada Carrick untuk membenahi performa tim.&#13;
&#13;
&#13;
Michael Carrick&#13;
&#13;
&#13;
Laporan internal mengindikasikan bahwa manajemen sebenarnya telah menyusun rencana dengan mempertimbangkan nama-nama seperti Fabian Hurzeler, Eddie Howe, dan Julian Nagelsmann. Kendati demikian, sejumlah kendala mencuat, Hurzeler menolak mengambil alih tim di pertengahan musim, Howe membutuhkan biaya kompensasi sekira 3 juta poundsterling, sementara kapasitas Nagelsmann masih diragukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua elemen di dalam klub saat ini berfokus penuh untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan tersebut dan menunjukkan kebangkitan di atas lapangan,&amp;quot; ungkap sumber internal terkait situasi terkini di Carrington, dikutip dari Give Me Sport, Jumat (30/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ujian Berat Menanti&#13;
&#13;
Meski masih diberi kepercayaan memimpin latihan tim di Carrington menjelang lawatan ke Stamford Bridge pada Sabtu sore, posisi Carrick jelas berada di ujung tanduk. Dukungan kuat yang terus mengalir dari para suporter disinyalir menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi keputusan jajaran direksi untuk mempertahankannya.&#13;
&#13;
Carrick sendiri telah mencoba berbagai eksperimen taktis demi memutus tren negatif, termasuk mengambil keputusan berani dengan mencadangkan sang kapten, Bruno Fernandes, pada pertandingan terakhir. Kendati demikian, ia menyadari bahwa tenggat waktunya untuk memberikan bukti nyata sudah sangat terbatas.&#13;
&#13;
&#13;
Como 1907 vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027 (Foto: X/@ManUtd)&#13;
&#13;
&#13;
Jadwal berat kini telah menanti Setan Merah, dimulai dengan laga tandang melawan Chelsea, disusul pertarungan versus Roma di ajang Liga Champions, serta duel kontra Aston Villa sebelum jeda internasional. Setelah jeda tersebut, ujian berat lainnya telah menanti saat mereka harus melawat ke markas Liverpool di Anfield.&#13;
&#13;
Apabila deretan hasil buruk kembali terulang pada rangkaian laga krusial tersebut, manajemen dipastikan akan mengevaluasi ulang posisi sang pelatih. Namun untuk saat ini, Carrick masih memiliki kesempatan untuk mengembalikan performa dan kejayaan tim seperti musim lalu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
