<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Tidak Tega, Ini Alasan Cesc Fabregas Minta Como 1907 Turunkan Tempo saat Unggul 4-0 atas Manchester United</title><description>Cesc Fabregas punya alasan tersendiri kenapa meminta Como 1907 menurunkan tempo saat unggul 4-0 atas Manchester United.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/22/261/3249566/bukan-tidak-tega-ini-alasan-cesc-fabregas-minta-como-1907-turunkan-tempo-saat-unggul-4-0-atas-manchester-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/22/261/3249566/bukan-tidak-tega-ini-alasan-cesc-fabregas-minta-como-1907-turunkan-tempo-saat-unggul-4-0-atas-manchester-united"/><item><title>Bukan Tidak Tega, Ini Alasan Cesc Fabregas Minta Como 1907 Turunkan Tempo saat Unggul 4-0 atas Manchester United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/22/261/3249566/bukan-tidak-tega-ini-alasan-cesc-fabregas-minta-como-1907-turunkan-tempo-saat-unggul-4-0-atas-manchester-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/22/261/3249566/bukan-tidak-tega-ini-alasan-cesc-fabregas-minta-como-1907-turunkan-tempo-saat-unggul-4-0-atas-manchester-united</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2026 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/22/261/3249566/cesc_fabregas_punya_alasan_tersendiri_kenapa_meminta_como_1907_menurunkan_tempo_saat_unggul_4_0_atas_manchester_united-9CaR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cesc Fabregas punya alasan tersendiri kenapa meminta Como 1907 menurunkan tempo saat unggul 4-0 atas Manchester United (Foto: Instagram/@comofootball)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/22/261/3249566/cesc_fabregas_punya_alasan_tersendiri_kenapa_meminta_como_1907_menurunkan_tempo_saat_unggul_4_0_atas_manchester_united-9CaR_large.jpg</image><title>Cesc Fabregas punya alasan tersendiri kenapa meminta Como 1907 menurunkan tempo saat unggul 4-0 atas Manchester United (Foto: Instagram/@comofootball)</title></images><description>COMO &amp;ndash; Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengaku meminta anak asuhnya menurunkan tempo permainan saat sudah unggul telak 4-0 atas Manchester United di Liga Champions 2026-2027. Belakangan, ia menyesali keputusan tersebut.&#13;
&#13;
Duel Como 1907 vs Manchester United itu merupakan matchday 3 Liga Champions 2026-2027. Laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Rabu 21 Oktober 2026 malam WIB, itu berakhir 4-1!&#13;
&#13;
&#13;
Nico Paz beraksi di laga Como 1907 vs Manchester United (Foto: UEFA)&#13;
&#13;
&#13;
Empat gol Como disumbangkan Nico Paz (2&amp;rsquo;, 57&amp;rsquo;), Anastasios Douvikas (49&amp;rsquo;), dan Jacobo Ramon (76&amp;rsquo;). Sementara, Man United hanya bisa membalas lewat gol Joshua Zirkzee (90+1&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Kontrol Laga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat unggul 4-0, Fabregas mengaku meminta timnya untuk memperlambat tempo permainan. Bukan karena tidak tega, melainkan ada kepentingan menjaga stamina demi pertandingan di akhir pekan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menyesal di 10 menit terakhir karena saya yang meminta tim untuk memperlambat tempo karena ada pertandingan lain dan kami bisa sedikit mengontrol laga,&amp;rdquo; papar Fabregas, dikutip dari Goal, Kamis (22/10/2026).&#13;
&#13;
Keputusan menurunkan tempo itu membuat Man United lebih leluasa mengembangkan permainan. Alhasil, mereka bisa mencuri satu gol lewat kaki Zirkzee di waktu tambahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Melukai&#13;
&#13;
&#13;
Como 1907 vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027 (Foto: X/@ManUtd)&#13;
&#13;
&#13;
Fabregas menyesali hal tersebut. Sebab, ia biasanya meminta Nico Paz dan kawan-kawan untuk terus tancap gas sepanjang 90 menit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bilang ke pemain untuk berhenti berlari dan bertahan di tengah dan itu adalah sesuatu yang saya sesali karena sayalah orang pertama yang selalu meminta mereka bertarung hingga akhir,&amp;rdquo; aku Fabregas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gol itu melukai saya karena kami menurunkan intensitas dan blok pertahanan kami, tetapi itu adalah kesalahan saya,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>COMO &amp;ndash; Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengaku meminta anak asuhnya menurunkan tempo permainan saat sudah unggul telak 4-0 atas Manchester United di Liga Champions 2026-2027. Belakangan, ia menyesali keputusan tersebut.&#13;
&#13;
Duel Como 1907 vs Manchester United itu merupakan matchday 3 Liga Champions 2026-2027. Laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Rabu 21 Oktober 2026 malam WIB, itu berakhir 4-1!&#13;
&#13;
&#13;
Nico Paz beraksi di laga Como 1907 vs Manchester United (Foto: UEFA)&#13;
&#13;
&#13;
Empat gol Como disumbangkan Nico Paz (2&amp;rsquo;, 57&amp;rsquo;), Anastasios Douvikas (49&amp;rsquo;), dan Jacobo Ramon (76&amp;rsquo;). Sementara, Man United hanya bisa membalas lewat gol Joshua Zirkzee (90+1&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Kontrol Laga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat unggul 4-0, Fabregas mengaku meminta timnya untuk memperlambat tempo permainan. Bukan karena tidak tega, melainkan ada kepentingan menjaga stamina demi pertandingan di akhir pekan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menyesal di 10 menit terakhir karena saya yang meminta tim untuk memperlambat tempo karena ada pertandingan lain dan kami bisa sedikit mengontrol laga,&amp;rdquo; papar Fabregas, dikutip dari Goal, Kamis (22/10/2026).&#13;
&#13;
Keputusan menurunkan tempo itu membuat Man United lebih leluasa mengembangkan permainan. Alhasil, mereka bisa mencuri satu gol lewat kaki Zirkzee di waktu tambahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Melukai&#13;
&#13;
&#13;
Como 1907 vs Manchester United di Liga Champions 2026-2027 (Foto: X/@ManUtd)&#13;
&#13;
&#13;
Fabregas menyesali hal tersebut. Sebab, ia biasanya meminta Nico Paz dan kawan-kawan untuk terus tancap gas sepanjang 90 menit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bilang ke pemain untuk berhenti berlari dan bertahan di tengah dan itu adalah sesuatu yang saya sesali karena sayalah orang pertama yang selalu meminta mereka bertarung hingga akhir,&amp;rdquo; aku Fabregas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gol itu melukai saya karena kami menurunkan intensitas dan blok pertahanan kami, tetapi itu adalah kesalahan saya,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
