<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Ketum Jakmania Luruskan Video Viral Stik Baseball di Kasus Bus Persib, Minta Jangan Sebarkan Hoaks!</title><description>Ia meminta jangan ada pihak yang memperkeruh keadaan dengan menyebarkan hoaks. &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/13/49/3247711/mantan-ketum-jakmania-luruskan-video-viral-stik-baseball-di-kasus-bus-persib-minta-jangan-sebarkan-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/13/49/3247711/mantan-ketum-jakmania-luruskan-video-viral-stik-baseball-di-kasus-bus-persib-minta-jangan-sebarkan-hoaks"/><item><title>Mantan Ketum Jakmania Luruskan Video Viral Stik Baseball di Kasus Bus Persib, Minta Jangan Sebarkan Hoaks!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/13/49/3247711/mantan-ketum-jakmania-luruskan-video-viral-stik-baseball-di-kasus-bus-persib-minta-jangan-sebarkan-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/13/49/3247711/mantan-ketum-jakmania-luruskan-video-viral-stik-baseball-di-kasus-bus-persib-minta-jangan-sebarkan-hoaks</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2026 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/49/3247711/mantan_ketu_umum_the_jakmania_ferry_indrasjarief-FJnW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Ketum Jakmania Luruskan Video Viral Stik Baseball di Kasus Bus Persib, Minta Jangan Sebarkan Hoaks! (Andi Bagus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/49/3247711/mantan_ketu_umum_the_jakmania_ferry_indrasjarief-FJnW_large.jpg</image><title>Mantan Ketum Jakmania Luruskan Video Viral Stik Baseball di Kasus Bus Persib, Minta Jangan Sebarkan Hoaks! (Andi Bagus)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Ketua Umum (Ketum) The Jakmania Ferry Indrasjarief menyatakan oknum suporter yang terekam memegang stik baseball bukan di lokasi penyerangan bus EPA Persib U-18. Ia pun meminta hal tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperkeruh suasana.&#13;
&#13;
Bus EPA Persib U-18 diserang oknum suporter di Batang, Jawa Tengah. Hal itu membuat adanya sejumlah kerusakan bus dan tindakan penjarahan.&#13;
&#13;
1. Luruskan Video Viral&#13;
&#13;
Ferry Indrasjarief sudah mengonfirmasi ke perwakilan Persib terkait adanya beberapa potongan video yang dikaitkan dengan penyerangan itu. Namun, potongan suporter yang memegang stik baseball bukan dari lokasi penyerang di Batang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap gini, semua pihak, Jakmania atau siapapun untuk tidak sembarangan menyebarkan video-video, foto-foto yang belum tentu berkaitan dengan kejadian langsung. Kayak misalnya ada video di mana ada anak-anak bawa apa? Stik baseball, itu sempat dapat respons dari mana-mana,&amp;quot; kata Ferry Indrasjarief saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang (Ist)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selalu ngecek ke pihak Persib, apa benar ini video yang direkam anak-anak EPA Persib? Mereka bilang ini bukan. Berarti kalau bukan, berarti ini bukan kejadian di situ kan? Walaupun saya enggak kenal orang-orang itu. Kita mau cross check ke mana? Satu-satunya kan cross check ke Persib. Ternyata mereka membantah yang bawa-bawa stik baseball itu video dari mereka. Berarti itu bukan kejadian di Batang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
2. Aksi Penjarahan&#13;
&#13;
Pria berusia 61 tahun membenarkan adanya aksi penjarahan saat penyerangan tersebut. Ia juga sudah mengonfirmasi hal ini ke pihak Persib.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika ada adegan video penjarahan, saya tanya lagi sama mereka. Saya bilang itu bus dia, itu memang bus mereka. Jadi berarti ini benar kejadian di Batang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Kecam Penyerangan&#13;
&#13;
Ferry sangat menyayangkan adanya aksi penyerangan tersebut. Namun, dia menekankan, jangan ada pihak-pihak yang menyebarkan hoax untuk memanfaatkan kasus tersebut demi menyudutkan salah satu pihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sangat-sangat menyayangkan. Karena gini ya, Persija dan Jakmania, bagi Persija dan Jakmania sikapnya tegas, tidak ada tempat untuk tindakan kekerasan seperti ini, tapi juga tidak ada tempat untuk pihak-pihak lain melakukan hoaks, gitu. Tidak ada tempat juga buat hal-hal gitu dan kejadian ini harus adil, gitu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maksudnya adil, semua yang melakukan itu, siapapun dia, baik Jakmania maupun pihak-pihak lain, ya itu tetap harus diusut. Karena ada beberapa kejadian nih, ada korban juga dari pihak kita, di yang anak-anak Jakmania di Cirebon itu kan juga korban,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Insiden lainnya, suporter Persija Jakarta yang tergabung dalam The Jakmania Cikampek diserang oknum di Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat. Akibat kaca bus pecah dan adanya korban luka.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Ketua Umum (Ketum) The Jakmania Ferry Indrasjarief menyatakan oknum suporter yang terekam memegang stik baseball bukan di lokasi penyerangan bus EPA Persib U-18. Ia pun meminta hal tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperkeruh suasana.&#13;
&#13;
Bus EPA Persib U-18 diserang oknum suporter di Batang, Jawa Tengah. Hal itu membuat adanya sejumlah kerusakan bus dan tindakan penjarahan.&#13;
&#13;
1. Luruskan Video Viral&#13;
&#13;
Ferry Indrasjarief sudah mengonfirmasi ke perwakilan Persib terkait adanya beberapa potongan video yang dikaitkan dengan penyerangan itu. Namun, potongan suporter yang memegang stik baseball bukan dari lokasi penyerang di Batang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap gini, semua pihak, Jakmania atau siapapun untuk tidak sembarangan menyebarkan video-video, foto-foto yang belum tentu berkaitan dengan kejadian langsung. Kayak misalnya ada video di mana ada anak-anak bawa apa? Stik baseball, itu sempat dapat respons dari mana-mana,&amp;quot; kata Ferry Indrasjarief saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (13/10/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang (Ist)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selalu ngecek ke pihak Persib, apa benar ini video yang direkam anak-anak EPA Persib? Mereka bilang ini bukan. Berarti kalau bukan, berarti ini bukan kejadian di situ kan? Walaupun saya enggak kenal orang-orang itu. Kita mau cross check ke mana? Satu-satunya kan cross check ke Persib. Ternyata mereka membantah yang bawa-bawa stik baseball itu video dari mereka. Berarti itu bukan kejadian di Batang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
2. Aksi Penjarahan&#13;
&#13;
Pria berusia 61 tahun membenarkan adanya aksi penjarahan saat penyerangan tersebut. Ia juga sudah mengonfirmasi hal ini ke pihak Persib.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika ada adegan video penjarahan, saya tanya lagi sama mereka. Saya bilang itu bus dia, itu memang bus mereka. Jadi berarti ini benar kejadian di Batang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Kecam Penyerangan&#13;
&#13;
Ferry sangat menyayangkan adanya aksi penyerangan tersebut. Namun, dia menekankan, jangan ada pihak-pihak yang menyebarkan hoax untuk memanfaatkan kasus tersebut demi menyudutkan salah satu pihak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sangat-sangat menyayangkan. Karena gini ya, Persija dan Jakmania, bagi Persija dan Jakmania sikapnya tegas, tidak ada tempat untuk tindakan kekerasan seperti ini, tapi juga tidak ada tempat untuk pihak-pihak lain melakukan hoaks, gitu. Tidak ada tempat juga buat hal-hal gitu dan kejadian ini harus adil, gitu,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maksudnya adil, semua yang melakukan itu, siapapun dia, baik Jakmania maupun pihak-pihak lain, ya itu tetap harus diusut. Karena ada beberapa kejadian nih, ada korban juga dari pihak kita, di yang anak-anak Jakmania di Cirebon itu kan juga korban,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Insiden lainnya, suporter Persija Jakarta yang tergabung dalam The Jakmania Cikampek diserang oknum di Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat. Akibat kaca bus pecah dan adanya korban luka.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
