<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>I.League Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Minta Polisi Usut Tuntas</title><description>Operator kompetisi Super League itu meminta penegak hukum untuk mencari pelaku penyerangan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247486/i-league-kecam-keras-penyerangan-bus-persib-u-18-minta-polisi-usut-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247486/i-league-kecam-keras-penyerangan-bus-persib-u-18-minta-polisi-usut-tuntas"/><item><title>I.League Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Minta Polisi Usut Tuntas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247486/i-league-kecam-keras-penyerangan-bus-persib-u-18-minta-polisi-usut-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247486/i-league-kecam-keras-penyerangan-bus-persib-u-18-minta-polisi-usut-tuntas</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2026 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/12/49/3247486/ileague-GrcW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">I.League Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Minta Polisi Usut Tuntas (Dok ileague)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/12/49/3247486/ileague-GrcW_large.jpg</image><title>I.League Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Minta Polisi Usut Tuntas (Dok ileague)</title></images><description>JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (I.League) mengecam keras tindakan penyerangan terhadap bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18. Operator kompetisi Super League itu meminta penegak hukum untuk mencari pelaku penyerangan.&#13;
&#13;
1. Bus Persib Diserang&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang sejumlah oknum di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam WIB. Insiden tersebut menyebabkan bus mengalami kerusakan, sejumlah koper milik rombongan dijarah, dan satu orang mengalami kekerasan fisik.&#13;
&#13;
Informasi awal menyebutkan bus Persib U-18 sedang dalam perjalanan pulang usai menghadapi Garuda United di Solo, Jawa Tengah dalam kompetisi EPA U-18. Rombongan tim kemudian berpapasan dengan kelompok suporter rival di Rest Area KM 360 Batang.&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 kemudian menjadi sasaran penyerangan sejumlah oknum suporter tersebut. Walau begitu, identitas utama pelaku dalam penyerangan tersebut belum dapat dipastikan.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang (Ist)&#13;
&#13;
&#13;
Akibat penyerangan itu, bus mengalami kerusakan serta sejumlah koper milik rombongan dijarah. Selain itu, media officer Persib Bandung untuk EPA, Pandu Persada, dikabarkan mengalami kekerasan fisik.&#13;
&#13;
2. I.League Kecam Keras&#13;
&#13;
Kejadian ini membuat I.League yang juga operator kompetisi EPA U-18 murka. I.League mengecam keras penyerangan tersebut dan menilai tindakan itu sudah masuk dalam ranah kriminal.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League mengecam keras dugaan tindakan kekerasan dan penyerangan terhadap rombongan Persib Bandung U18 yang terjadi di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10) malam,&amp;quot; tulis I.League dalam keterangan resminya, dikutip pada Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League menilai tindakan kekerasan dan perbuatan yang mengarah pada tindak kriminal merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi, baik di dalam maupun di luar lingkungan pertandingan,&amp;quot; sambung keterangan itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
I.League meminta pihak berwenang mengusut tuntas insiden tersebut. I.League menilai, para pelaku harus mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League meminta pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden ini, mengidentifikasi seluruh pihak yang bertanggung jawab, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apabila terbukti melakukan tindak pidana, para pelaku harus mendapatkan hukuman yang tegas dan setimpal dengan perbuatannya,&amp;quot; tulis I.League.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
I.League juga menaruh perhatian khusus terhadap dampak psikis para pemain muda Persib U-18. Operator kompetisi menyayangkan tindakan penyerangan terjadi kepada pemain muda yang baru memulai proses kariernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pemain usia muda seharusnya dapat menjalani proses pembinaan dan meniti perjalanan karier sepak bola dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Mereka tidak sepatutnya menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan kekerasan yang muncul akibat rivalitas antarklub,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pada akhirnya, I.League menegaskan rivalitas dalam sepak bola tak boleh melampaui batas sportivitas. Operator kompetisi berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League terus memantau perkembangan penanganan insiden ini dan mendorong koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan personel yang terdampak,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (I.League) mengecam keras tindakan penyerangan terhadap bus tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18. Operator kompetisi Super League itu meminta penegak hukum untuk mencari pelaku penyerangan.&#13;
&#13;
1. Bus Persib Diserang&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang sejumlah oknum di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam WIB. Insiden tersebut menyebabkan bus mengalami kerusakan, sejumlah koper milik rombongan dijarah, dan satu orang mengalami kekerasan fisik.&#13;
&#13;
Informasi awal menyebutkan bus Persib U-18 sedang dalam perjalanan pulang usai menghadapi Garuda United di Solo, Jawa Tengah dalam kompetisi EPA U-18. Rombongan tim kemudian berpapasan dengan kelompok suporter rival di Rest Area KM 360 Batang.&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 kemudian menjadi sasaran penyerangan sejumlah oknum suporter tersebut. Walau begitu, identitas utama pelaku dalam penyerangan tersebut belum dapat dipastikan.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persib U-18 diserang (Ist)&#13;
&#13;
&#13;
Akibat penyerangan itu, bus mengalami kerusakan serta sejumlah koper milik rombongan dijarah. Selain itu, media officer Persib Bandung untuk EPA, Pandu Persada, dikabarkan mengalami kekerasan fisik.&#13;
&#13;
2. I.League Kecam Keras&#13;
&#13;
Kejadian ini membuat I.League yang juga operator kompetisi EPA U-18 murka. I.League mengecam keras penyerangan tersebut dan menilai tindakan itu sudah masuk dalam ranah kriminal.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League mengecam keras dugaan tindakan kekerasan dan penyerangan terhadap rombongan Persib Bandung U18 yang terjadi di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10) malam,&amp;quot; tulis I.League dalam keterangan resminya, dikutip pada Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League menilai tindakan kekerasan dan perbuatan yang mengarah pada tindak kriminal merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi, baik di dalam maupun di luar lingkungan pertandingan,&amp;quot; sambung keterangan itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
I.League meminta pihak berwenang mengusut tuntas insiden tersebut. I.League menilai, para pelaku harus mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League meminta pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden ini, mengidentifikasi seluruh pihak yang bertanggung jawab, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apabila terbukti melakukan tindak pidana, para pelaku harus mendapatkan hukuman yang tegas dan setimpal dengan perbuatannya,&amp;quot; tulis I.League.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
I.League juga menaruh perhatian khusus terhadap dampak psikis para pemain muda Persib U-18. Operator kompetisi menyayangkan tindakan penyerangan terjadi kepada pemain muda yang baru memulai proses kariernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pemain usia muda seharusnya dapat menjalani proses pembinaan dan meniti perjalanan karier sepak bola dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Mereka tidak sepatutnya menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan kekerasan yang muncul akibat rivalitas antarklub,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pada akhirnya, I.League menegaskan rivalitas dalam sepak bola tak boleh melampaui batas sportivitas. Operator kompetisi berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.&#13;
&#13;
&amp;quot;I.League terus memantau perkembangan penanganan insiden ini dan mendorong koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan personel yang terdampak,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
