<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Ofisial Jadi Korban dan Koper Dijarah</title><description>Bus tim Persib Bandung U-18 diserang sekelompok orang di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247370/bus-persib-u-18-diserang-di-batang-ofisial-jadi-korban-dan-koper-dijarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247370/bus-persib-u-18-diserang-di-batang-ofisial-jadi-korban-dan-koper-dijarah"/><item><title>Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Ofisial Jadi Korban dan Koper Dijarah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247370/bus-persib-u-18-diserang-di-batang-ofisial-jadi-korban-dan-koper-dijarah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/12/49/3247370/bus-persib-u-18-diserang-di-batang-ofisial-jadi-korban-dan-koper-dijarah</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2026 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/12/49/3247370/bus-yGW6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Ofisial Jadi Korban dan Koper Dijarah (Foto: Tangkapan Layar Video)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/12/49/3247370/bus-yGW6_large.jpg</image><title>Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Ofisial Jadi Korban dan Koper Dijarah (Foto: Tangkapan Layar Video)</title></images><description>BATANG - Bus tim Persib Bandung U-18 diserang sekelompok orang di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan bus mengalami kerusakan, sejumlah koper milik rombongan dijarah dan seorang ofisial dilaporkan menjadi korban kekerasan fisik.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan resmi Persib yang diterima iNews Media Group, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat kejadian, rombongan Persib U-18 sedang dalam perjalanan menuju Bandung setelah menghadapi Garuda United di Solo, Jawa Tengah, dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18.&#13;
&#13;
Informasi awal menyebutkan rombongan Persib berpapasan dengan kelompok suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta. Bus Persib U-18 kemudian dilaporkan menjadi sasaran penyerangan oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari rombongan tersebut.&#13;
&#13;
Meski demikian, identitas pelaku utama dalam insiden itu belum dapat dipastikan. Persib juga melaporkan adanya kerusakan pada bus serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan anggota tim.&#13;
&#13;
Dua personel Persib yang berada dalam rombongan tersebut, yakni Media Officer Persib untuk EPA Pandu Persada dan perwakilan Akademi Persib bernama Ridwan, mengalami situasi yang lebih sulit. Keduanya sempat terpisah dari rombongan ketika berusaha kembali ke bus setelah berada di area toilet rest area.&#13;
&#13;
Situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi membuat Pandu dan Ridwan tidak dapat segera bergabung dengan rombongan. Bus tim EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara keduanya masih tertinggal di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang yang terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, dia kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di kawasan Rest Area KM 360 Batang.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ridwan berhasil meninggalkan lokasi setelah menumpang mobil milik orang tua salah satu pemain Persib U-18. Persib selanjutnya melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan Pandu sekaligus mengupayakan proses pengamanan dan evakuasinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan,&amp;rdquo; tulis Persib dalam keterangan resminya, dikutip Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persib menegaskan insiden tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional. Selain dugaan kekerasan, kejadian itu juga melibatkan dugaan perusakan kendaraan dan pengambilan barang milik rombongan tanpa hak.&#13;
&#13;
Klub berjuluk Maung Bandung itu menilai segala bentuk kekerasan dan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. Persib meminta agar peristiwa tersebut ditangani secara serius dan objektif melalui jalur hukum sehingga fakta dapat diungkap serta pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Persib mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terdampak dan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Seluruh pihak juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memperburuk situasi,&amp;rdquo; pungkas pernyataan resmi Persib Bandung.&#13;
</description><content:encoded>BATANG - Bus tim Persib Bandung U-18 diserang sekelompok orang di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan bus mengalami kerusakan, sejumlah koper milik rombongan dijarah dan seorang ofisial dilaporkan menjadi korban kekerasan fisik.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan resmi Persib yang diterima iNews Media Group, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat kejadian, rombongan Persib U-18 sedang dalam perjalanan menuju Bandung setelah menghadapi Garuda United di Solo, Jawa Tengah, dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18.&#13;
&#13;
Informasi awal menyebutkan rombongan Persib berpapasan dengan kelompok suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta. Bus Persib U-18 kemudian dilaporkan menjadi sasaran penyerangan oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari rombongan tersebut.&#13;
&#13;
Meski demikian, identitas pelaku utama dalam insiden itu belum dapat dipastikan. Persib juga melaporkan adanya kerusakan pada bus serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan anggota tim.&#13;
&#13;
Dua personel Persib yang berada dalam rombongan tersebut, yakni Media Officer Persib untuk EPA Pandu Persada dan perwakilan Akademi Persib bernama Ridwan, mengalami situasi yang lebih sulit. Keduanya sempat terpisah dari rombongan ketika berusaha kembali ke bus setelah berada di area toilet rest area.&#13;
&#13;
Situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi membuat Pandu dan Ridwan tidak dapat segera bergabung dengan rombongan. Bus tim EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara keduanya masih tertinggal di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang yang terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, dia kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di kawasan Rest Area KM 360 Batang.&#13;
&#13;
Sementara itu, Ridwan berhasil meninggalkan lokasi setelah menumpang mobil milik orang tua salah satu pemain Persib U-18. Persib selanjutnya melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan Pandu sekaligus mengupayakan proses pengamanan dan evakuasinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan,&amp;rdquo; tulis Persib dalam keterangan resminya, dikutip Senin (12/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persib menegaskan insiden tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional. Selain dugaan kekerasan, kejadian itu juga melibatkan dugaan perusakan kendaraan dan pengambilan barang milik rombongan tanpa hak.&#13;
&#13;
Klub berjuluk Maung Bandung itu menilai segala bentuk kekerasan dan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. Persib meminta agar peristiwa tersebut ditangani secara serius dan objektif melalui jalur hukum sehingga fakta dapat diungkap serta pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Persib mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terdampak dan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Seluruh pihak juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memperburuk situasi,&amp;rdquo; pungkas pernyataan resmi Persib Bandung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
