<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Gagal di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Vietnam Dirumorkan Rekrut Park Ji-sung!</title><description>Park Ji-sung Merapat ke Timnas Vietnam? Isu Panas yang Bikin Gempar Asia Tenggara&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3247083/usai-gagal-di-fifa-asean-cup-2026-timnas-vietnam-dirumorkan-rekrut-park-ji-sung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3247083/usai-gagal-di-fifa-asean-cup-2026-timnas-vietnam-dirumorkan-rekrut-park-ji-sung"/><item><title>Usai Gagal di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Vietnam Dirumorkan Rekrut Park Ji-sung!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3247083/usai-gagal-di-fifa-asean-cup-2026-timnas-vietnam-dirumorkan-rekrut-park-ji-sung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3247083/usai-gagal-di-fifa-asean-cup-2026-timnas-vietnam-dirumorkan-rekrut-park-ji-sung</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2026 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/10/51/3247083/timnas_vietnam-C9IQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen Timnas Vietnam juara Piala AFF 2026. (Foto: Instagram/gianni_infantino)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/10/51/3247083/timnas_vietnam-C9IQ_large.jpg</image><title>Momen Timnas Vietnam juara Piala AFF 2026. (Foto: Instagram/gianni_infantino)</title></images><description>PARA pencinta sepak bola Asia Tenggara mendadak dihebohkan oleh kabar angin mengenai kemungkinan bergabungnya legenda Manchester United, Park Ji-sung, ke dalam jajaran staf kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Vietnam. Berdasarkan laporan dari media Vietnam, The Thao 247, isu ini mencetuskan beragam reaksi, terutama mengenai dampaknya terhadap kinerja pelatih kepala Kim Sang-sik serta lanskap sepak bola kawasan.&#13;
&#13;
Sejatinya, sejumlah suporter Timnas Vietnam menanggapi kabar ini dengan nada ragu. Mengingat rekam jejaknya yang mentereng sewaktu membela Manchester United, eks gelandang Korea Selatan tersebut dinilai lebih berpeluang memilih berkarier di Eropa atau menangani klub papan atas jika berniat kembali aktif di lapangan hijau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keraguan tersebut juga didasari oleh rekam jejak karier Park Ji-sung setelah pensiun sebagai pemain profesional. Ia lebih banyak berkiprah di lini manajemen serta menjabat sebagai penasihat teknis sepak bola, sehingga muncul anggapan ia kurang tertarik menempati posisi pelatih yang menuntut kehadiran fisik rutin dan tekanan hasil akhir.&#13;
&#13;
Kendati demikian, potensi masuknya legenda Asia ini tetap dinantikan oleh sebagian fans karena daya tarik medianya yang luar biasa. Manchester United memiliki basis pendukung yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara, dan nama Park Ji-sung merupakan salah satu ikon terbesar yang pernah dimiliki klub raksasa Inggris tersebut.&#13;
&#13;
Jika rumor ini menjadi kenyataan, kehadiran eks penggawa Setan Merah itu diprediksi sanggup memicu gelombang perhatian publik yang masif. Hal ini diyakini mampu mendongkrak citra serta popularitas Timnas Vietnam di panggung internasional secara signifikan.&#13;
&#13;
&#13;
Park Ji-sung&#13;
&#13;
&#13;
1. Tantangan Taktis&#13;
&#13;
Namun, suara berbeda disuarakan oleh kelompok yang menekankan pentingnya efektivitas teknis dalam pemilihan asisten pelatih. Sosok yang akan mendampingi Kim Sang-sik diharapkan memiliki pengalaman taktis yang matang, kemampuan menganalisis lawan, serta keahlian langsung dalam memimpin sesi latihan di lapangan.&#13;
&#13;
Nama besar serta reputasi sewaktu menjadi pemain memang memberikan nilai tambah tersendiri. Namun, hal tersebut dianggap belum cukup untuk menjamin kesesuaian peran dengan kebutuhan taktis tim kepelatihan Vietnam saat ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor situasi bola mati (set-piece) menjadi salah satu area spesifik yang paling membutuhkan perhatian teknis secara mendalam. Kehadiran asisten pelatih yang berpengalaman dinilai sangat vital untuk merancang skema eksekusi tendangan bebas, variasi sepak pojok, hingga mengokohkan lini pertahanan saat menganticipasi bola-bola atas.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: VFF)&#13;
&#13;
&#13;
2. Tak Mau Kalah&#13;
&#13;
Banyak juga yang beranggapan langkah merekrut Park Ji-sung sebagai cara Vietnam untuk menjawab kegagalan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026. Seperti yang diketahui, dalam turnamen yang digelar di Indonesia tersebut, Vietnam harus puas pulang dengan gagal berada di posisi tiga besar.&#13;
&#13;
Setelah gagal ke final karena tak berhasil menggeser Thailand dari juara Grup B, Vietnam juga kalah dari Malaysia di perebutan tempat ketiga. Meski Vietnam keluar sebagai juara di Piala AFF 2026, kegagalan di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti para pesaing mereka di Asia Tenggara kini semakin kuat.&#13;
</description><content:encoded>PARA pencinta sepak bola Asia Tenggara mendadak dihebohkan oleh kabar angin mengenai kemungkinan bergabungnya legenda Manchester United, Park Ji-sung, ke dalam jajaran staf kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Vietnam. Berdasarkan laporan dari media Vietnam, The Thao 247, isu ini mencetuskan beragam reaksi, terutama mengenai dampaknya terhadap kinerja pelatih kepala Kim Sang-sik serta lanskap sepak bola kawasan.&#13;
&#13;
Sejatinya, sejumlah suporter Timnas Vietnam menanggapi kabar ini dengan nada ragu. Mengingat rekam jejaknya yang mentereng sewaktu membela Manchester United, eks gelandang Korea Selatan tersebut dinilai lebih berpeluang memilih berkarier di Eropa atau menangani klub papan atas jika berniat kembali aktif di lapangan hijau.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keraguan tersebut juga didasari oleh rekam jejak karier Park Ji-sung setelah pensiun sebagai pemain profesional. Ia lebih banyak berkiprah di lini manajemen serta menjabat sebagai penasihat teknis sepak bola, sehingga muncul anggapan ia kurang tertarik menempati posisi pelatih yang menuntut kehadiran fisik rutin dan tekanan hasil akhir.&#13;
&#13;
Kendati demikian, potensi masuknya legenda Asia ini tetap dinantikan oleh sebagian fans karena daya tarik medianya yang luar biasa. Manchester United memiliki basis pendukung yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara, dan nama Park Ji-sung merupakan salah satu ikon terbesar yang pernah dimiliki klub raksasa Inggris tersebut.&#13;
&#13;
Jika rumor ini menjadi kenyataan, kehadiran eks penggawa Setan Merah itu diprediksi sanggup memicu gelombang perhatian publik yang masif. Hal ini diyakini mampu mendongkrak citra serta popularitas Timnas Vietnam di panggung internasional secara signifikan.&#13;
&#13;
&#13;
Park Ji-sung&#13;
&#13;
&#13;
1. Tantangan Taktis&#13;
&#13;
Namun, suara berbeda disuarakan oleh kelompok yang menekankan pentingnya efektivitas teknis dalam pemilihan asisten pelatih. Sosok yang akan mendampingi Kim Sang-sik diharapkan memiliki pengalaman taktis yang matang, kemampuan menganalisis lawan, serta keahlian langsung dalam memimpin sesi latihan di lapangan.&#13;
&#13;
Nama besar serta reputasi sewaktu menjadi pemain memang memberikan nilai tambah tersendiri. Namun, hal tersebut dianggap belum cukup untuk menjamin kesesuaian peran dengan kebutuhan taktis tim kepelatihan Vietnam saat ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor situasi bola mati (set-piece) menjadi salah satu area spesifik yang paling membutuhkan perhatian teknis secara mendalam. Kehadiran asisten pelatih yang berpengalaman dinilai sangat vital untuk merancang skema eksekusi tendangan bebas, variasi sepak pojok, hingga mengokohkan lini pertahanan saat menganticipasi bola-bola atas.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: VFF)&#13;
&#13;
&#13;
2. Tak Mau Kalah&#13;
&#13;
Banyak juga yang beranggapan langkah merekrut Park Ji-sung sebagai cara Vietnam untuk menjawab kegagalan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026. Seperti yang diketahui, dalam turnamen yang digelar di Indonesia tersebut, Vietnam harus puas pulang dengan gagal berada di posisi tiga besar.&#13;
&#13;
Setelah gagal ke final karena tak berhasil menggeser Thailand dari juara Grup B, Vietnam juga kalah dari Malaysia di perebutan tempat ketiga. Meski Vietnam keluar sebagai juara di Piala AFF 2026, kegagalan di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti para pesaing mereka di Asia Tenggara kini semakin kuat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
