<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hector Souto Dorong Pemain Timnas Futsal Indonesia Cicipi Kompetisi Eropa seperti Israr Megantara</title><description>Hector Souto dorong pemain Timnas Futsal Indonesia cicipi kompetisi Eropa.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3246918/hector-souto-dorong-pemain-timnas-futsal-indonesia-cicipi-kompetisi-eropa-seperti-israr-megantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3246918/hector-souto-dorong-pemain-timnas-futsal-indonesia-cicipi-kompetisi-eropa-seperti-israr-megantara"/><item><title>Hector Souto Dorong Pemain Timnas Futsal Indonesia Cicipi Kompetisi Eropa seperti Israr Megantara</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3246918/hector-souto-dorong-pemain-timnas-futsal-indonesia-cicipi-kompetisi-eropa-seperti-israr-megantara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/10/51/3246918/hector-souto-dorong-pemain-timnas-futsal-indonesia-cicipi-kompetisi-eropa-seperti-israr-megantara</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2026 04:36 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/09/51/3246918/hector_souto_dorong_pemain_timnas_futsal_indonesia_cicipi_kompetisi_eropa-GzQt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hector Souto dorong pemain Timnas Futsal Indonesia cicipi kompetisi Eropa (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/09/51/3246918/hector_souto_dorong_pemain_timnas_futsal_indonesia_cicipi_kompetisi_eropa-GzQt_large.jpg</image><title>Hector Souto dorong pemain Timnas Futsal Indonesia cicipi kompetisi Eropa (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mendorong para pemainnya untuk merasakan kompetisi di Eropa. Saat ini, langkah tersebut tengah ditempuh Israr Megantara.&#13;
&#13;
Souto nengatakan, kompetisi Eropa seperti Liga Spanyol memiliki tempo permainan jauh lebih cepat. Ia mengakui futsal di Indonesia semakin berkembang, tetapi masih di bawah level Benua Biru.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya beri contoh: di sepakbola lokal mungkin klub terbaik adalah Persija Jakarta, Bali United, atau Persib Bandung. Namun, jika mereka harus berhadapan dengan Barcelona atau Real Madrid, tentu mereka akan mengalami kesulitan, bukan?&amp;quot; kata Souto, dikutip Sabtu (10/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, langkah terbaik adalah seperti yang dilakukan di sepakbola Indonesia sebelumnya terhadap Marselino Ferdinan dengan mengirimnya ke Eropa (Inggris). Pengalaman bermain di luar negeri bagi pemain lokal sangat penting,&amp;quot; tambah pria asal Spanyol itu.&#13;
&#13;
1. Bukan Berarti Jelek&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souto menegaskan, bukan berarti kompetisi futsal di Indonesia lebih buruk ketimbang Spanyol dan Brasil. Tapi, di sana pemain sudah terbiasa hidup dalam ekosistem futsal yang matang.&#13;
&#13;
Jika pemain Indonesia bermain di sana, mereka akan berlatih setiap hari bersama pemain Spanyol dan Brasil.&amp;nbsp; Dengan begitu, proses adaptasi akan berjalan dengan lebih mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka akan terbiasa dengan atmosfer tersebut, bermain lebih solid, dan berlatih lebih keras sehingga proses adaptasi berjalan lebih mudah. Inilah yang menjadi perhatian saya: kesenjangan itu nyata,&amp;quot; kata Souto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Liga di sana lebih baik, tim di sana lebih tangguh, tempo permainan lebih cepat, dan kemampuan pemainnya lebih lengkap,&amp;quot; tegas mantan pelatih Bintang Timur Surabaya itu.&#13;
&#13;
2. Dampak Positif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souto mengatakan pemain-pemain yang berkarier di luar negeri pastinya akan memberikan dampak positif untuk Timnas Futsal Indonesia. Jadi, diharapkan para pemain punya semangat besar untuk melebarkan kariernya seperti Israr.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cara termudah memperkuat tim nasional kita adalah mengirim pemain berkarier di luar negeri. Kesenjangan kompetisi liga itu nyata dan harus dipangkas. Kita harus memangkas kesenjangan kualitas antara kedua kompetisi liga,&amp;quot; kata&amp;nbsp;Souto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang benar liga kita (PFL) terus berkembang, tetapi Liga Spanyol adalah kompetisi terbaik di dunia dan tempo permainannya jauh lebih cepat dibandingkan di sini,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mendorong para pemainnya untuk merasakan kompetisi di Eropa. Saat ini, langkah tersebut tengah ditempuh Israr Megantara.&#13;
&#13;
Souto nengatakan, kompetisi Eropa seperti Liga Spanyol memiliki tempo permainan jauh lebih cepat. Ia mengakui futsal di Indonesia semakin berkembang, tetapi masih di bawah level Benua Biru.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya beri contoh: di sepakbola lokal mungkin klub terbaik adalah Persija Jakarta, Bali United, atau Persib Bandung. Namun, jika mereka harus berhadapan dengan Barcelona atau Real Madrid, tentu mereka akan mengalami kesulitan, bukan?&amp;quot; kata Souto, dikutip Sabtu (10/10/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, langkah terbaik adalah seperti yang dilakukan di sepakbola Indonesia sebelumnya terhadap Marselino Ferdinan dengan mengirimnya ke Eropa (Inggris). Pengalaman bermain di luar negeri bagi pemain lokal sangat penting,&amp;quot; tambah pria asal Spanyol itu.&#13;
&#13;
1. Bukan Berarti Jelek&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souto menegaskan, bukan berarti kompetisi futsal di Indonesia lebih buruk ketimbang Spanyol dan Brasil. Tapi, di sana pemain sudah terbiasa hidup dalam ekosistem futsal yang matang.&#13;
&#13;
Jika pemain Indonesia bermain di sana, mereka akan berlatih setiap hari bersama pemain Spanyol dan Brasil.&amp;nbsp; Dengan begitu, proses adaptasi akan berjalan dengan lebih mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka akan terbiasa dengan atmosfer tersebut, bermain lebih solid, dan berlatih lebih keras sehingga proses adaptasi berjalan lebih mudah. Inilah yang menjadi perhatian saya: kesenjangan itu nyata,&amp;quot; kata Souto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Liga di sana lebih baik, tim di sana lebih tangguh, tempo permainan lebih cepat, dan kemampuan pemainnya lebih lengkap,&amp;quot; tegas mantan pelatih Bintang Timur Surabaya itu.&#13;
&#13;
2. Dampak Positif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souto mengatakan pemain-pemain yang berkarier di luar negeri pastinya akan memberikan dampak positif untuk Timnas Futsal Indonesia. Jadi, diharapkan para pemain punya semangat besar untuk melebarkan kariernya seperti Israr.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cara termudah memperkuat tim nasional kita adalah mengirim pemain berkarier di luar negeri. Kesenjangan kompetisi liga itu nyata dan harus dipangkas. Kita harus memangkas kesenjangan kualitas antara kedua kompetisi liga,&amp;quot; kata&amp;nbsp;Souto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang benar liga kita (PFL) terus berkembang, tetapi Liga Spanyol adalah kompetisi terbaik di dunia dan tempo permainannya jauh lebih cepat dibandingkan di sini,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
