<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Apes Manuel Bihr, Bek Botak Thailand yang Dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung dalam Seminggu</title><description>Kisah Apes Manuel Bihr, Bek Botak Thailand yang Dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung dalam Seminggu&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/09/51/3246951/kisah-apes-manuel-bihr-bek-botak-thailand-yang-dipermalukan-timnas-indonesia-dan-persib-bandung-dalam-seminggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/10/09/51/3246951/kisah-apes-manuel-bihr-bek-botak-thailand-yang-dipermalukan-timnas-indonesia-dan-persib-bandung-dalam-seminggu"/><item><title>Kisah Apes Manuel Bihr, Bek Botak Thailand yang Dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung dalam Seminggu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/10/09/51/3246951/kisah-apes-manuel-bihr-bek-botak-thailand-yang-dipermalukan-timnas-indonesia-dan-persib-bandung-dalam-seminggu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/10/09/51/3246951/kisah-apes-manuel-bihr-bek-botak-thailand-yang-dipermalukan-timnas-indonesia-dan-persib-bandung-dalam-seminggu</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2026 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/09/51/3246951/manuel_bihr-9d7X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Port FC, Manuel Bihr. (Foto: Instagram/manueltombihr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/09/51/3246951/manuel_bihr-9d7X_large.jpg</image><title>Pemain Port FC, Manuel Bihr. (Foto: Instagram/manueltombihr)</title></images><description>BANGKOK &amp;ndash; Kisah apes pemain asal Thailand, Manuel Bihr yang dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung hanya dalam seminggu terakhir menarik untuk dibahas. Ya, pekan kelabu harus dialami oleh pemain bertahan andalan Timnas Thailand dan Port FC, Manuel Bihr.&#13;
&#13;
Bek berusia 33 tahun dengan tinggi 184 sentimeter tersebut harus menelan pil pahit kekalahan beruntun ketika menghadapi wakil-wakil dari Indonesia di kancah internasional. Kisah apes ini bermula ketika Manuel Bihr tampil penuh membela skuad Gajah Perang dalam partai puncak ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dihelat pada Senin, 5 Oktober 2026 malam WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun sempat menyumbangkan satu gol lewat adu tendangan penalti, kontribusinya gagal membawa Thailand keluar sebagai pemenang setelah takluk 2-4 (2-2 di waktu normal) dari Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
1. Insiden di Podium Juara&#13;
&#13;
Berbicara mengenai Bihr, ada hal menarik ketika momen penyerahan medali runner-up FIFA ASEAN Cup 2026 yang diwarnai oleh kejadian kurang menyenangkan yang melibatkan sang pemain. Ketika berjalan menuju podium, para pemain Timnas Indonesia telah menunggu untuk menyambut mereka dengan gestur sportivitas berupa ajakan tos atau high first five.&#13;
&#13;
Pada awalnya, Manuel Bihr sempat meladeni ajakan tersebut dari beberapa pemain Timnas Indonesia yang berdiri di sepanjang jalur. Namun, situasi berubah ketika ia tiba di hadapan Justin Hubner, di mana bek Fortuna Sittard itu justru diabaikan begitu saja oleh Manuel Bihr hingga membuat rekan setimnya tampak kebingungan.&#13;
&#13;
&#13;
Manuel Bihr tolak salaman dengan Presiden Prabowo dan Justin Hubner rajabadmintonowner&#13;
&#13;
&#13;
Tak berhenti sampai di situ, sikap kontroversial kembali ditunjukkan oleh pemain bernomor punggung andalan tersebut saat berhadapan langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepala Negara yang hadir untuk mengalungkan medali perak secara resmi menyalami satu persatu pemain Thailand yang naik ke atas panggung.&#13;
&#13;
Ketika Presiden Prabowo mengulurkan tangan untuk bersalaman usai pengalungan medali, Manuel Bihr secara terang-terangan mengabaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Aksi tengil yang dilakukan di hadapan publik luas itu sontak memicu sorotan tajam dari para pencinta sepak bola Tanah Air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kekalahan Beruntun&#13;
&#13;
Belum reda rasa penasaran publik akibat kegagalan di partai final regional tersebut, ujian berat kembali menghampiri Manuel Bihr bersama klubnya, Port FC. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, ia kembali harus berhadapan dengan wakil asal Indonesia dalam matchday pertama Grup B ASEAN Club Championship 2026-2027.&#13;
&#13;
Bermain di kandang sendiri, Manuel Bihr diturunkan sejak menit awal untuk menggalang lini pertahanan Port FC agar tampil solid. Strategi tersebut sempat berjalan mulus ketika tuan rumah mampu unggul lebih dahulu lewat eksekusi penalti Willian Ledesma Soonsup-Bell pada menit ke-66 pertandingan.&#13;
&#13;
&#13;
Manuel Bihr. (Foto: Instagram/manueltombihr)&#13;
&#13;
&#13;
Keunggulan satu gol tersebut rupanya tidak membuat Persib Bandung menyerah begitu saja di markas lawan. Tim berjuluk Maung Bandung itu secara dramatis mampu membalikkan keadaan menjadi 3-1 lewat gol-gol beruntun dari Mariano Peralta pada menit ke-86, Berguinho di masa injury time (90+1&amp;#39;), serta ditutup oleh Luka Menalo (90+6&amp;#39;).&#13;
&#13;
Hasil akhir pertandingan tersebut memastikan Port FC harus bertekuk lutut di hadapan wakil Indonesia untuk kedua kalinya dalam sepekan. Manuel Bihr bersama tujuh pemain Port FC lainnya yang juga memperkuat Timnas Thailand harus pulang dengan kepala tertunduk usai dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung secara beruntun.&#13;
</description><content:encoded>BANGKOK &amp;ndash; Kisah apes pemain asal Thailand, Manuel Bihr yang dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung hanya dalam seminggu terakhir menarik untuk dibahas. Ya, pekan kelabu harus dialami oleh pemain bertahan andalan Timnas Thailand dan Port FC, Manuel Bihr.&#13;
&#13;
Bek berusia 33 tahun dengan tinggi 184 sentimeter tersebut harus menelan pil pahit kekalahan beruntun ketika menghadapi wakil-wakil dari Indonesia di kancah internasional. Kisah apes ini bermula ketika Manuel Bihr tampil penuh membela skuad Gajah Perang dalam partai puncak ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dihelat pada Senin, 5 Oktober 2026 malam WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun sempat menyumbangkan satu gol lewat adu tendangan penalti, kontribusinya gagal membawa Thailand keluar sebagai pemenang setelah takluk 2-4 (2-2 di waktu normal) dari Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
1. Insiden di Podium Juara&#13;
&#13;
Berbicara mengenai Bihr, ada hal menarik ketika momen penyerahan medali runner-up FIFA ASEAN Cup 2026 yang diwarnai oleh kejadian kurang menyenangkan yang melibatkan sang pemain. Ketika berjalan menuju podium, para pemain Timnas Indonesia telah menunggu untuk menyambut mereka dengan gestur sportivitas berupa ajakan tos atau high first five.&#13;
&#13;
Pada awalnya, Manuel Bihr sempat meladeni ajakan tersebut dari beberapa pemain Timnas Indonesia yang berdiri di sepanjang jalur. Namun, situasi berubah ketika ia tiba di hadapan Justin Hubner, di mana bek Fortuna Sittard itu justru diabaikan begitu saja oleh Manuel Bihr hingga membuat rekan setimnya tampak kebingungan.&#13;
&#13;
&#13;
Manuel Bihr tolak salaman dengan Presiden Prabowo dan Justin Hubner rajabadmintonowner&#13;
&#13;
&#13;
Tak berhenti sampai di situ, sikap kontroversial kembali ditunjukkan oleh pemain bernomor punggung andalan tersebut saat berhadapan langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepala Negara yang hadir untuk mengalungkan medali perak secara resmi menyalami satu persatu pemain Thailand yang naik ke atas panggung.&#13;
&#13;
Ketika Presiden Prabowo mengulurkan tangan untuk bersalaman usai pengalungan medali, Manuel Bihr secara terang-terangan mengabaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Aksi tengil yang dilakukan di hadapan publik luas itu sontak memicu sorotan tajam dari para pencinta sepak bola Tanah Air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kekalahan Beruntun&#13;
&#13;
Belum reda rasa penasaran publik akibat kegagalan di partai final regional tersebut, ujian berat kembali menghampiri Manuel Bihr bersama klubnya, Port FC. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, ia kembali harus berhadapan dengan wakil asal Indonesia dalam matchday pertama Grup B ASEAN Club Championship 2026-2027.&#13;
&#13;
Bermain di kandang sendiri, Manuel Bihr diturunkan sejak menit awal untuk menggalang lini pertahanan Port FC agar tampil solid. Strategi tersebut sempat berjalan mulus ketika tuan rumah mampu unggul lebih dahulu lewat eksekusi penalti Willian Ledesma Soonsup-Bell pada menit ke-66 pertandingan.&#13;
&#13;
&#13;
Manuel Bihr. (Foto: Instagram/manueltombihr)&#13;
&#13;
&#13;
Keunggulan satu gol tersebut rupanya tidak membuat Persib Bandung menyerah begitu saja di markas lawan. Tim berjuluk Maung Bandung itu secara dramatis mampu membalikkan keadaan menjadi 3-1 lewat gol-gol beruntun dari Mariano Peralta pada menit ke-86, Berguinho di masa injury time (90+1&amp;#39;), serta ditutup oleh Luka Menalo (90+6&amp;#39;).&#13;
&#13;
Hasil akhir pertandingan tersebut memastikan Port FC harus bertekuk lutut di hadapan wakil Indonesia untuk kedua kalinya dalam sepekan. Manuel Bihr bersama tujuh pemain Port FC lainnya yang juga memperkuat Timnas Thailand harus pulang dengan kepala tertunduk usai dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung secara beruntun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
