<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Disindir Mantan Wapres VFF: Mereka Tidak Ada Apa-apanya!</title><description>Duong Vu Lam menyindir pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang levelnya tidak ada apa-apanya dibandingkan pemain Jepang dan Korea Selatan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/51/3243287/pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-disindir-mantan-wapres-vff-mereka-tidak-ada-apa-apanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/51/3243287/pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-disindir-mantan-wapres-vff-mereka-tidak-ada-apa-apanya"/><item><title>Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Disindir Mantan Wapres VFF: Mereka Tidak Ada Apa-apanya!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/51/3243287/pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-disindir-mantan-wapres-vff-mereka-tidak-ada-apa-apanya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/51/3243287/pemain-naturalisasi-timnas-indonesia-disindir-mantan-wapres-vff-mereka-tidak-ada-apa-apanya</guid><pubDate>Senin 21 September 2026 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/21/51/3243287/pemain_naturalisasi_timnas_indonesia_kena_sindir_wakil_presiden_vff-aY2q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain naturalisasi Timnas Indonesia kena sindir Wakil Presiden VFF. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/21/51/3243287/pemain_naturalisasi_timnas_indonesia_kena_sindir_wakil_presiden_vff-aY2q_large.jpg</image><title>Pemain naturalisasi Timnas Indonesia kena sindir Wakil Presiden VFF. (Foto: PSSI)</title></images><description>MANTAN Wakil Presiden (Wapres) Federasi Sepakbola Vietnam (VFF), &amp;nbsp;Duong Vu Lam, menilai pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pesepakbola asal Jepang atau Korea Selatan. Duong Vu Lam mengatakan level pemain naturalisasi Timnas Indonesa tidak jauh berbeda dengan pemain lokal Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemain naturalisasi yang memperkuat Indonesia bermain di level menengah&amp;nbsp;Eropa, atau lebih tepatnya bermain untuk klub-klub kelas menengah ke bawah,&amp;rdquo; kata Duong Vu Lam, Okezone mengutip dari media Vietnam, Dan Tri, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia kena sindir. (Foto: Dan Tri)&#13;
&#13;
&#13;
Pemain-pemain ini mungkin sedikit lebih baik dibandingkan pemain lokal Asia Tenggara, tetapi jika dibandingkan dengan pemain Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia yang bermain untuk klub-klub papan atas Eropa, pemain naturalisasi Indonesia tidak ada apa-apanya,&amp;rdquo; tegas Duong Vu Lam.&#13;
&#13;
1. Vietnam Juga Gencar Naturalisasi&#13;
&#13;
Duong Vu Lam juga menyoroti proyek naturalisasi yang dibuat VFF. Saat ini, VFF gencar menaturalisasi pemain-pemain asing yang merumput di Liga Vietnam.&#13;
&#13;
Ia mengatakan, Vietnam tak bisa bergantung kepada pemain naturalisasi. Duong Vu Lam menegaskan pembinaan sepakbola usia dini harus menjadi sumber utama kekuatan sepakbola Vietnam, bukan naturalisasi.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/kshwI4ykb40?si=YQbF0EOQnAHDDFv2&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Duong Vu Lam juga memberi contoh apa yang dilakukan Timnas China. Dulu China menggunakan banyak pemain asing yang berkompetisi di liga mereka, namun gagal ketika bersaing di Asia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, pemain naturalisasi asal Brasil yang dimiliki Timnas China bahkan memiliki kualitas yang cukup tinggi. Namun, mereka tetap gagal bersama Timnas China,&amp;rdquo; lanjut Duong Vu Lam.&#13;
&#13;
2. Timnas Indonesia dan Vietnam Bertemu di Final FIFA ASEAN Cup 2026?&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia bidik gelar juara di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia dan Vietnam berada di grup berbeda pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.&#13;
&#13;
Semua pertandingan Grup A dilangsungkan di&amp;nbsp; Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sementara itu, Grup B berisikan Vietnam, Thailand, Pakistan dan Filipina. Laga-laga akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia dan Vietnam bisa bertemu di final FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi itu terjadi jika Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama finis sebagai juara grup (A dan B).&#13;
</description><content:encoded>MANTAN Wakil Presiden (Wapres) Federasi Sepakbola Vietnam (VFF), &amp;nbsp;Duong Vu Lam, menilai pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pesepakbola asal Jepang atau Korea Selatan. Duong Vu Lam mengatakan level pemain naturalisasi Timnas Indonesa tidak jauh berbeda dengan pemain lokal Asia Tenggara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemain naturalisasi yang memperkuat Indonesia bermain di level menengah&amp;nbsp;Eropa, atau lebih tepatnya bermain untuk klub-klub kelas menengah ke bawah,&amp;rdquo; kata Duong Vu Lam, Okezone mengutip dari media Vietnam, Dan Tri, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia kena sindir. (Foto: Dan Tri)&#13;
&#13;
&#13;
Pemain-pemain ini mungkin sedikit lebih baik dibandingkan pemain lokal Asia Tenggara, tetapi jika dibandingkan dengan pemain Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia yang bermain untuk klub-klub papan atas Eropa, pemain naturalisasi Indonesia tidak ada apa-apanya,&amp;rdquo; tegas Duong Vu Lam.&#13;
&#13;
1. Vietnam Juga Gencar Naturalisasi&#13;
&#13;
Duong Vu Lam juga menyoroti proyek naturalisasi yang dibuat VFF. Saat ini, VFF gencar menaturalisasi pemain-pemain asing yang merumput di Liga Vietnam.&#13;
&#13;
Ia mengatakan, Vietnam tak bisa bergantung kepada pemain naturalisasi. Duong Vu Lam menegaskan pembinaan sepakbola usia dini harus menjadi sumber utama kekuatan sepakbola Vietnam, bukan naturalisasi.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/kshwI4ykb40?si=YQbF0EOQnAHDDFv2&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Duong Vu Lam juga memberi contoh apa yang dilakukan Timnas China. Dulu China menggunakan banyak pemain asing yang berkompetisi di liga mereka, namun gagal ketika bersaing di Asia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, pemain naturalisasi asal Brasil yang dimiliki Timnas China bahkan memiliki kualitas yang cukup tinggi. Namun, mereka tetap gagal bersama Timnas China,&amp;rdquo; lanjut Duong Vu Lam.&#13;
&#13;
2. Timnas Indonesia dan Vietnam Bertemu di Final FIFA ASEAN Cup 2026?&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia bidik gelar juara di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia dan Vietnam berada di grup berbeda pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.&#13;
&#13;
Semua pertandingan Grup A dilangsungkan di&amp;nbsp; Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sementara itu, Grup B berisikan Vietnam, Thailand, Pakistan dan Filipina. Laga-laga akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia dan Vietnam bisa bertemu di final FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi itu terjadi jika Timnas Indonesia dan Vietnam sama-sama finis sebagai juara grup (A dan B).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
